Belanda Akan Larang Penggunaan Gas Tertawa

Kamis, 17 November 2022 - 03:18 WIB
loading...
A A A
Gas tersebut sebagian besar dijual dalam tabung logam kecil, yang dikosongkan ke dalam balon sebelum dihirup.

Menurut Trimbos Institute, lebih dari 37% pengunjung pesta di Belanda menggunakan gas tertawa secara rutin di mana kebanyakan adalah kaum muda.

Tetapi ada kekhawatiran serius tentang dampak obat jenis depresan terhadap otak dan respons tubuh. Penggunaan teratur yang berat juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin yang dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen dan kelumpuhan yang bertahan lama.

"Penggunaan nitro oksida untuk rekreasi mengarah pada risiko kesehatan yang sangat besar," kata Menteri Negara untuk Kesehatan, Kesejahteraan, dan Olahraga Maarten van Ooijen, saat keputusan pemerintah diumumkan.

Menteri Kehakiman Dilan Yesilgoz mengatakan larangan itu akan memungkinkan polisi mengambil tindakan segera jika mereka menemukan seseorang dengan tabung gas nitro oksida di dalam kendaraan mereka.

Baca: Belanda Berencana Minta Maaf atas Perbudakan saat Menjajah Indonesia

Kekhawatiran tentang semakin populernya gas tertawa telah melampaui Belanda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
KPK Geledah Rumah Kadis...
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Rp4 Miliar
Berita Terkini
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved