Menlu Rusia: Syarat Ukraina untuk Pembicaraan Damai Tidak Realistis
Selasa, 15 November 2022 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Mengomentari pidato video Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke KTT G20, Lavrov mengatakan itu penuh dengan "retorika militan, Russophobia dan agresif."
“Saya hanya membuat satu kesimpulan dari pidatonya: bahwa dia masih belum mendengarkan saran dari Barat,” ujar diplomat Rusia itu.
Baca juga: Hadir Virtual di G20 Bali, Zelensky Ajukan 10 Tuntutan Ukraina
Lavrov kemungkinan merujuk pada laporan baru-baru ini bahwa Washington secara pribadi telah mendorong Kiev menghentikan penolakan tanpa kompromi terhadap proses perdamaian dengan Moskow.
Juga, pekan lalu, Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley menyatakan kemenangan Ukraina mungkin tidak dapat dicapai secara militer dan musim dingin dapat memberikan kesempatan untuk memulai pembicaraan dengan Rusia.
“Kami telah berulang kali, melalui pernyataan presiden kami, menegaskan bahwa kami tidak menolak negosiasi, jika ada yang menolak, itu adalah Ukraina. Dan semakin lama menolak untuk berbicara, semakin sulit untuk menemukan titik temu,” ujar Lavrov.
“Saya hanya membuat satu kesimpulan dari pidatonya: bahwa dia masih belum mendengarkan saran dari Barat,” ujar diplomat Rusia itu.
Baca juga: Hadir Virtual di G20 Bali, Zelensky Ajukan 10 Tuntutan Ukraina
Lavrov kemungkinan merujuk pada laporan baru-baru ini bahwa Washington secara pribadi telah mendorong Kiev menghentikan penolakan tanpa kompromi terhadap proses perdamaian dengan Moskow.
Juga, pekan lalu, Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley menyatakan kemenangan Ukraina mungkin tidak dapat dicapai secara militer dan musim dingin dapat memberikan kesempatan untuk memulai pembicaraan dengan Rusia.
“Kami telah berulang kali, melalui pernyataan presiden kami, menegaskan bahwa kami tidak menolak negosiasi, jika ada yang menolak, itu adalah Ukraina. Dan semakin lama menolak untuk berbicara, semakin sulit untuk menemukan titik temu,” ujar Lavrov.
Lihat Juga :