Bocoran Dokumen Ungkap Permusuhan Yasser Arafat dengan Mahmoud Abbas

Minggu, 13 November 2022 - 08:56 WIB
loading...
Bocoran Dokumen Ungkap...
Dokumen yang bocor mengungkapkan permusuhan Yasser Arafat dan Mahmoud Abbas. Foto/BBC
A A A
YERUSALEM - Ratusan dokumen mengenai kematian mendiang Palestina Yasser Arafat bocor ke publik selama seminggu terakhir. Ini menimbulkan kontroversi dan perdebatan di kalangan penjabat Palestina.

Menurut laporan di media Israel, dokumen yang bocor menyebut Arafat sangat tidak menyukai Presiden Palestina saat ini Mahmoud Abbas dan percaya bahwa yang nama terakhir berencana untuk menggulingkannya.

Sumber kebocoran dokumen ini masih belum diketahui. Media Israel melaporkan bahwa Arafat yakin bahwa Presiden Palestina Abbas bersekongkol melawannya bekerja sama dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) seperti dilansir dari Al Araby, Minggu (13/11/2022).

Arafat meninggal di sebuah rumah sakit Prancis pada tahun 2004 dan warga Palestina memperingati 18 tahun kematiannya pada minggu ini.

Baca: Pembunuh Yasser Arafat Adalah Orang Dekatnya, tapi Ditutupi Pemimpin Palestina

Ada kepercayaan luas di kalangan warga Palestina bahwa dia diracun meskipun hal ini tidak pernah terbukti secara meyakinkan.

Pejabat Palestina telah menolak untuk mengkonfirmasi atau menyangkal keaslian dokumen tersebut, yang sebagian besar terdiri dari kesaksian yang diberikan di hadapan komisi khusus yang dibentuk oleh Otoritas Palestina untuk menyelidiki kematian Arafat 18 tahun lalu.

Pihak komisi khusus itu dilaporkan berusaha mengungkap siapa yang membocorkannya.

Ada laporan bahwa penentang Abbas dalam gerakan Fatah Palestina yang dipimpinnya sengaja membocorkan dokumen itu untuk merugikan presiden.

Baca: Picu Kemarahan, Karikatur Arafat Diturunkan dari Pameran

Komisi penyelidikan, yang tidak pernah mempublikasikan temuannya tentang kematian Arafat, dipimpin oleh Tawfik al-Tirawi, pengkritik vokal Abbas.

"Saya benar-benar yakin bahwa kebocoran itu lebih berkaitan dengan perselisihan internal (di Fatah) daripada pembunuhan Yasser Arafat," kata keponakan pemimpin dan pejabat Fatah Nasser al-Kidwa kepada situs Al-Araby Al-Jadeed.

"Posisi saya sejak awal mengenai pembunuhan Yasser Arafat tidak berubah, dan itu adalah tanggung jawab penuh pendudukan Israel, dan kata lain adalah pembubaran fakta ini," tambahnya.

Al-Kidwa menyalahkan Abbas karena tidak membentuk komite investigasi yang tepat untuk menyelidiki kematian Arafat setelah bertahun-tahun.

Baca: Tawarkan Hadiah untuk Membunuh Anjing, Wali Kota Palestina Mundur

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved