Erdogan: Serangan AS dan Barat terhadap Rusia Tanpa Batas
Minggu, 13 November 2022 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengingatkan insiden baru-baru ini di Laut Hitam yang menempatkan kesepakatan yang disponsori PBB dan ditengahi Turki untuk memfasilitasi ekspor biji-bijian dari pelabuhan Ukraina di tepi jurang keruntuhan.
Baca juga: Salah Ucap, Biden Sebut Kolombia Tuan Rumah KTT ASEAN
Kapal Angkatan Laut Rusia menjadi sasaran drone laut di dekat Krimea pada akhir Oktober. Moskow menuduh Kiev menggunakan koridor biji-bijian untuk melakukan serangan dan untuk sementara menangguhkan keikutsertaannya dalam perjanjian tersebut.
Rusia juga menuduh bahwa serangan itu didalangi Inggris, tuduhan yang dibantah London.
Ukraina juga menolak tuduhan itu. Beberapa hari kemudian, penangguhan kesepakatan dibatalkan oleh Moskow, yang mengatakan telah menerima jaminan tertulis dari Kiev bahwa mereka tidak akan menggunakan koridor biji-bijian untuk tujuan militer. Ukraina membantah telah menerima kewajiban tambahan.
“Ada insiden koridor biji-bijian. Kami dapat membuka koridor perdamaian dari sini, kami mencoba melakukan ini. Kami pikir cara terbaik untuk ini adalah beralih dari dialog ke perdamaian,” papar Erdogan.
Baca juga: Salah Ucap, Biden Sebut Kolombia Tuan Rumah KTT ASEAN
Kapal Angkatan Laut Rusia menjadi sasaran drone laut di dekat Krimea pada akhir Oktober. Moskow menuduh Kiev menggunakan koridor biji-bijian untuk melakukan serangan dan untuk sementara menangguhkan keikutsertaannya dalam perjanjian tersebut.
Rusia juga menuduh bahwa serangan itu didalangi Inggris, tuduhan yang dibantah London.
Ukraina juga menolak tuduhan itu. Beberapa hari kemudian, penangguhan kesepakatan dibatalkan oleh Moskow, yang mengatakan telah menerima jaminan tertulis dari Kiev bahwa mereka tidak akan menggunakan koridor biji-bijian untuk tujuan militer. Ukraina membantah telah menerima kewajiban tambahan.
“Ada insiden koridor biji-bijian. Kami dapat membuka koridor perdamaian dari sini, kami mencoba melakukan ini. Kami pikir cara terbaik untuk ini adalah beralih dari dialog ke perdamaian,” papar Erdogan.
Lihat Juga :