AS Berencana Kerahkan Kapal Induk Jika Korut Uji Coba Bom Nuklir
Rabu, 09 November 2022 - 00:24 WIB
loading...
Amerika Serikat berencana untuk mengerahkan kapal induk ke Laut Jepang jika Korea Utara menguji coba senjata nuklir. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengerahkan kapal induk ke Laut Jepang sebagai aksi unjuk kekuatan jika Korea Utara (Korut) melakukan uji coba bom nuklir ketujuhnya.
Rencana itu diungkap sumber yang mengetahui masalah tersebut Senin (7/11/2022), sebagaimana dilansir Kyodo, Selasa (8/11/2022). Sumber itu menambahkan keputusan tersebut diharapkan akan diambil sejalan dengan Jepang dan Korea Selatan (Korsel).
Menurut sumber tersebut, pemerintahan Presiden Joe Biden juga sedang mempersiapkan rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB dalam upaya memperkuat sanksi terhadap Korea Utara, sambil mengeluarkan pernyataan dengan negara-negara industri G7 lainnya untuk mengecam Pyongyang.
Baca juga: AS Peringatkan Rezim Kim Jong-un Tak Akan Bertahan Hidup Jika Gunakan Nuklir
Pemerintahan Biden melihat "pencegahan terpadu" sebagai bagian penting dari strategi keamanan nasionalnya, yang bertujuan untuk memperjelas biaya agresi melalui berbagai instrumen kekuatan nasional, kolaborasi lintas domain keamanan, dan koordinasi dengan sekutu.
Menurut sumber, untuk menggarisbawahi hubungan trilateral Amerika Serikat dan dua sekutu terdekatnya di Asia, Kepala Komando Indo-Pasifik AS Laksamana John Aquilino dapat bergabung dengan perwira tinggi Pasukan Bela Diri Jepang dan militer Korea Selatan di atas kapal induk bertenaga nuklir saat berlayar di Laut Jepang.
Korea Utara telah meluncurkan rudal balistik dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini dan juga diyakini telah membuat persiapan untuk uji coba nuklir ketujuh, yang akan menjadi yang pertama sejak September 2017.
Rencana itu diungkap sumber yang mengetahui masalah tersebut Senin (7/11/2022), sebagaimana dilansir Kyodo, Selasa (8/11/2022). Sumber itu menambahkan keputusan tersebut diharapkan akan diambil sejalan dengan Jepang dan Korea Selatan (Korsel).
Menurut sumber tersebut, pemerintahan Presiden Joe Biden juga sedang mempersiapkan rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB dalam upaya memperkuat sanksi terhadap Korea Utara, sambil mengeluarkan pernyataan dengan negara-negara industri G7 lainnya untuk mengecam Pyongyang.
Baca juga: AS Peringatkan Rezim Kim Jong-un Tak Akan Bertahan Hidup Jika Gunakan Nuklir
Pemerintahan Biden melihat "pencegahan terpadu" sebagai bagian penting dari strategi keamanan nasionalnya, yang bertujuan untuk memperjelas biaya agresi melalui berbagai instrumen kekuatan nasional, kolaborasi lintas domain keamanan, dan koordinasi dengan sekutu.
Menurut sumber, untuk menggarisbawahi hubungan trilateral Amerika Serikat dan dua sekutu terdekatnya di Asia, Kepala Komando Indo-Pasifik AS Laksamana John Aquilino dapat bergabung dengan perwira tinggi Pasukan Bela Diri Jepang dan militer Korea Selatan di atas kapal induk bertenaga nuklir saat berlayar di Laut Jepang.
Korea Utara telah meluncurkan rudal balistik dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini dan juga diyakini telah membuat persiapan untuk uji coba nuklir ketujuh, yang akan menjadi yang pertama sejak September 2017.
Lihat Juga :