AS Berencana Kerahkan Kapal Induk Jika Korut Uji Coba Bom Nuklir
Rabu, 09 November 2022 - 00:24 WIB
loading...
A
A
A
Ada spekulasi bahwa uji coba senjata nuklir Korut dapat dilakukan menjelang pemilu paruh waktu di Amerika Serikat pada hari Selasa.
Pemerintah AS telah meminta Korea Utara untuk menahan diri dari provokasi lebih lanjut dan terlibat dalam dialog berkelanjutan dan substantif menuju denuklirisasi lengkap.
Sumber menambahkan, jika Pyongyang melanjutkan uji coba nuklir, Amerika Serikat kemungkinan akan menyusun resolusi Dewan Keamanan PBB yang membidik ekspor minyak mentah dan produk minyak olahan Korea Utara serta kelompok peretas Korea Utara; Lazarus.
Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan juga mempertimbangkan untuk mengumumkan sanksi sepihak terhadap Korea Utara, karena Dewan Keamanan PBB mungkin gagal meloloskan resolusi tersebut karena keberatan dari anggota tetap pemegang hak veto, Rusia dan China, yang merupakan dermawan utama Korea Utara.
Pengaturan sedang dilakukan bagi para pemimpin Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan untuk bertemu di sela-sela pertemuan internasional di Asia Tenggara akhir bulan ini dan bagaimana menanggapi kemungkinan provokasi Korea Utara dapat menjadi agenda.
Pemerintah AS telah meminta Korea Utara untuk menahan diri dari provokasi lebih lanjut dan terlibat dalam dialog berkelanjutan dan substantif menuju denuklirisasi lengkap.
Sumber menambahkan, jika Pyongyang melanjutkan uji coba nuklir, Amerika Serikat kemungkinan akan menyusun resolusi Dewan Keamanan PBB yang membidik ekspor minyak mentah dan produk minyak olahan Korea Utara serta kelompok peretas Korea Utara; Lazarus.
Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan juga mempertimbangkan untuk mengumumkan sanksi sepihak terhadap Korea Utara, karena Dewan Keamanan PBB mungkin gagal meloloskan resolusi tersebut karena keberatan dari anggota tetap pemegang hak veto, Rusia dan China, yang merupakan dermawan utama Korea Utara.
Pengaturan sedang dilakukan bagi para pemimpin Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan untuk bertemu di sela-sela pertemuan internasional di Asia Tenggara akhir bulan ini dan bagaimana menanggapi kemungkinan provokasi Korea Utara dapat menjadi agenda.
(min)
Lihat Juga :