Pejabat AS Sebut China-Rusia Punya Pengaruh Hentikan Uji Coba Nuklir Korut
Jum'at, 04 November 2022 - 20:45 WIB
loading...
Pejabat AS Sebut China-Rusia Punya Pengaruh Hentikan Uji Coba Nuklir Korut. FOTO/Reuters
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) percaya China dan Rusia memiliki pengaruh yang dapat mereka gunakan untuk membujuk Korea Utara (Korut) agar tidak melanjutkan uji coba bom nuklir, menurut seorang pejabat senior pemerintah AS.
Pejabat itu, yang berbicara kepada kantor berita Reuters dengan syarat anonim, mengatakan bahwa AS telah mengatakan sejak Mei, bahwa Korut sedang bersiap untuk melanjutkan uji coba nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017. Namun, tidak jelas kapan Korut akan melakukan tes seperti itu.
Baca: Semenanjung Korea Memanas, Korut Telah Selesaikan Persiapan Uji Coba Nuklir
"China dan Rusia telah lama tercatat sebagai penentang program nuklir DPRK (Korut)," kata pejabat itu. "Jadi, itu keyakinan kami dan tentu saja harapan kami bahwa mereka akan menggunakan pengaruh yang mereka miliki untuk mencoba dan membuat DPRK tidak melakukan uji coba nuklir," lanjutnya.
Korea Selatan (Korsel) juga telah memperingatkan uji coba nuklir ketujuh selama berbulan-bulan, sementara pengawas nuklir PBB mengatakan pekan lalu bahwa Pyongyang telah bersiap untuk uji coba.
Pejabat itu, yang berbicara kepada kantor berita Reuters dengan syarat anonim, mengatakan bahwa AS telah mengatakan sejak Mei, bahwa Korut sedang bersiap untuk melanjutkan uji coba nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017. Namun, tidak jelas kapan Korut akan melakukan tes seperti itu.
Baca: Semenanjung Korea Memanas, Korut Telah Selesaikan Persiapan Uji Coba Nuklir
"China dan Rusia telah lama tercatat sebagai penentang program nuklir DPRK (Korut)," kata pejabat itu. "Jadi, itu keyakinan kami dan tentu saja harapan kami bahwa mereka akan menggunakan pengaruh yang mereka miliki untuk mencoba dan membuat DPRK tidak melakukan uji coba nuklir," lanjutnya.
Korea Selatan (Korsel) juga telah memperingatkan uji coba nuklir ketujuh selama berbulan-bulan, sementara pengawas nuklir PBB mengatakan pekan lalu bahwa Pyongyang telah bersiap untuk uji coba.
Lihat Juga :