Analis: Ketakutan Jet Tempur Siluman F-35, Alasan Korut Tembakkan Banyak Rudal

Jum'at, 04 November 2022 - 14:24 WIB
loading...
A A A
Latihan udara gabungan Vigilant Storm semula akan berakhir pada Jumat (4/11/2022), namun akan diperpanjang. "Untuk mempertahankan postur keamanan bersama yang ketat dalam menghadapi agresi Korea Utara," kata Angkatan Udara Korea Selatan.

"Latihan tahunan yang kompleks ini membutuhkan perencanaan dan persiapan berbulan-bulan," lanjut Angkatan Udara Korea Selatan.

Dalam latihan ini, sekitar 240 pesawat tempur Amerika dan Korea Selatan akan melakukan sekitar 1.600 serangan mendadak, yang merupakan jumlah terbesar yang pernah ada untuk latihan serangan udara.

"Latihan tersebut memperkuat kemampuan operasional dan taktis dari operasi udara gabungan," imbuh Angkatan Udara Korea Selatan.

Latihan gabungan ini melibatkan beberapa jet tempur canggih Korea Selatan dan Amerika Serikat—F-35A dan F-35B—, keduanya merupakan pesawat siluman yang dirancang untuk menghasilkan tanda radar sekecil mungkin.

Menurut analis, Korea Utara memiliki senjata nuklir—yang tidak dimiliki Korea Selatan—tetapi angkatan udaranya adalah mata rantai terlemah dalam militernya.

Oleh karena itu, kemungkinan Angkatan Udara Korea Utara tidak dapat melawan teknologi pesawat siluman.

"Sebagian besar pesawat Korea Utara sudah ketinggalan zaman ... mereka memiliki sangat sedikit jet tempur canggih," kata Cheong Seong-chang, seorang analis di Sejong Institute, kepada AFP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Kenang Momen Terakhir,...
Kenang Momen Terakhir, Putri Temon Ungkap Perubahan Sikap Sang Ayah saat Hadiri Wisudanya
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved