Biden Prediksi Masa Depan Pasukan AS di Polandia

Kamis, 03 November 2022 - 15:43 WIB
loading...
Biden Prediksi Masa...
Presiden AS Joe Biden. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkap rencananya untuk pasukan AS di Polandia. Komentar itu dibuat secara sepintas setelah suatu acara di Gedung Putih. Biden tidak menjelaskan lebih lanjut.

Menurut Biden, pasukan AS yang saat ini ditempatkan di Polandia untuk sementara akan berada di sana untuk "waktu yang lama."



Warsawa telah meminta Washington secara permanen menempatkan pasukan AS di Polandia, tetapi itu secara teknis akan melanggar perjanjian NATO dengan Rusia.

Baca juga: Netanyahu Hampir Menang, Warga Palestina Cemas Kekerasan Meningkat

Koresponden Radio Polandia Marek Walkuski mengajukan pertanyaan tentang pasukan AS saat Biden meninggalkan Ruang Timur pada Rabu (2/11/2022).

“Mereka akan berada di sana untuk waktu yang lama,” jawab presiden AS, sambil berjalan pergi meninggalkan ruangan acara.

Tidak diketahui berapa banyak pasukan AS saat ini di Polandia, pusat logistik utama NATO untuk mendukung pemerintah di negara tetangga Ukraina.

Pada bulan Mei, duta besar AS di Warsawa mengungkapkan lebih dari 12.600 personel militer Amerika berada di negara itu. Itu menjadi jumlah terbesar dalam sejarah.

Warsawa menyerukan pasukan NATO tambahan untuk dikerahkan di Polandia dan Negara-negara Baltik pada September, sebagai tanggapan terhadap mobilisasi parsial pasukan cadangan di Rusia.

Bulan lalu, Penasihat Kebijakan Luar Negeri Presiden Polandia Andrzej Duda Jakub Kumoch mengatakan Washington harus secara permanen menempatkan pasukan dan bahkan senjata nuklir di wilayah Polandia.

Mengakui bahwa ini akan secara langsung melanggar Undang-Undang Pendiri NATO-Rusia, Kumoch menyebut pengembangan perjanjian 1997 sebagai surat mati, dengan mengatakan Moskow membatalkannya dengan "invasi" Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved