Xi Jinping Pastikan China Akan Terus Dukung Pakistan untuk Pemulihan Ekonomi
Rabu, 02 November 2022 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca: PBB Masih Butuh Rp12,2 Triliun untuk Bantu Korban Banjir Pakistan
Kemudian pada hari Rabu, Sharif juga bertemu dengan mitranya dari China, Li Keqiang. Hubungan sekutu historis Pakistan dan China hanya tumbuh lebih kuat selama dekade terakhir, periode di mana hubungan Islamabad dengan Washington secara bertahap mendingin.
Sementara itu, Muhammad Faisal, seorang analis kebijakan luar negeri yang berbasis di Islamabad dan pengamat dekat hubungan Pakistan-China, mengatakan kunjungan Sharif merupakan penanda penting bagi Pakistan karena berusaha untuk mempertahankan pendekatan yang seimbang dalam menghadapi persaingan strategis yang meningkat antara China dan Amerika Serikat.
Faisal mengatakan, dia mengharapkan masalah yang berkaitan dengan Afghanistan dan India, yang telah muncul sebagai saingan regional terbesar Pakistan dan China, akan menjadi agenda utama dalam pembicaraan para pemimpin.
“Baik Islamabad dan Beijing memiliki kekhawatiran yang berbeda dengan tetangga ini,” kata Faisal kepada Al Jazeera. “Namun, keduanya terpaksa mengejar kerja sama untuk menyuntikkan stabilitas di lingkungan regional,” lanjutnya.
Kemudian pada hari Rabu, Sharif juga bertemu dengan mitranya dari China, Li Keqiang. Hubungan sekutu historis Pakistan dan China hanya tumbuh lebih kuat selama dekade terakhir, periode di mana hubungan Islamabad dengan Washington secara bertahap mendingin.
Sementara itu, Muhammad Faisal, seorang analis kebijakan luar negeri yang berbasis di Islamabad dan pengamat dekat hubungan Pakistan-China, mengatakan kunjungan Sharif merupakan penanda penting bagi Pakistan karena berusaha untuk mempertahankan pendekatan yang seimbang dalam menghadapi persaingan strategis yang meningkat antara China dan Amerika Serikat.
Faisal mengatakan, dia mengharapkan masalah yang berkaitan dengan Afghanistan dan India, yang telah muncul sebagai saingan regional terbesar Pakistan dan China, akan menjadi agenda utama dalam pembicaraan para pemimpin.
“Baik Islamabad dan Beijing memiliki kekhawatiran yang berbeda dengan tetangga ini,” kata Faisal kepada Al Jazeera. “Namun, keduanya terpaksa mengejar kerja sama untuk menyuntikkan stabilitas di lingkungan regional,” lanjutnya.
(esn)
Lihat Juga :