Pasukan Amerika Serikat Dilaporkan Sudah Berada di Wilayah Ukraina

Rabu, 02 November 2022 - 06:13 WIB
loading...
Pasukan Amerika Serikat...
Tentara Ukraina memuat kiriman bantuan militer, yang dikirim sebagai bagian dari bantuan keamanan Amerika Serikat ke Ukraina, ke truk di Bandara Internasional Boryspil di luar Kiev, Ukraina, 5 Februari 2022. Foto/REUTERS/Valentyn Ogirenko
A A A
WASHINGTON - Pasukan Amerika Serikat (AS) berada di wilayah Ukraina, di mana mereka memantau pengiriman senjata NATO ke negara itu.

Seorang pejabat Pentagon yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan hal itu kepada beberapa media AS, Senin. Tidak jelas berapa banyak personel yang terlibat, atau di mana mereka berada.

Berbicara kepada Associated Press, NBC News, dan anggota lain dari kelompok pers Pentagon, pejabat itu mengatakan kontingen pasukan dipimpin Brigadir Jenderal Garrick Harmon, atase pertahanan AS untuk Ukraina.

"Ada beberapa inspeksi ini," ujar pejabat itu kepada wartawan, tanpa mengungkapkan di mana pemeriksaan itu dilakukan.

Baca juga: Kapal Rusia Diserang Drone, Moskow Tutup Koridor Gandum Laut Hitam

Dia menambahkan, “Pemeriksaan tidak terjadi dekat dengan garis depan, tetapi di mana kondisi keamanan memungkinkan.”

AS memeriksa pengiriman senjatanya ke Ukraina sebelum Rusia meluncurkan operasi militernya pada Februari, tetapi menarik personelnya keluar dari negara itu beberapa hari sebelum dimulai.

Tidak jelas berapa banyak pasukan yang telah kembali atau kapan pemeriksaan dimulai kembali.

Baca juga: Anggota NATO Tingkatkan Level Siaga Militer karena Rusia

Pejabat Pentagon hanya akan mengatakan bahwa sejumlah "kecil" pasukan yang terlibat.

Departemen Luar Negeri AS mengumumkan pekan lalu bahwa mereka akan mengalokasikan "personel untuk membantu pemerintah Ukraina menangani ... bantuan keamanan AS," meskipun tidak menyebutkan personel ini akan diambil dari jajaran militer.

Rencana itu diumumkan setelah laporan media, mengutip badan intelijen AS, mengklaim Washington tidak dapat melacak senjata yang dikirimnya ke Ukraina.

Satu sumber intelijen mengatakan kepada CNN pada April bahwa senjata-senjata ini menghilang "ke dalam lubang hitam besar" begitu mereka memasuki Ukraina.

Pejabat Pentagon yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada wartawan bahwa Kiev telah “transparan”, dan sejauh ini telah bekerja sama dengan para inspektur.

Sementara warga Amerika telah bertempur dan tewas di Ukraina atas kemauan mereka sendiri, pengumuman Senin menandai pertama kalinya sejak Februari bahwa Washington mengakui kehadiran pasukan berseragam AS di Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan AS dan sekutu NATO-nya agar tidak terlibat dalam konflik tersebut.

Bahkan sebelum pengumuman itu, Putin menyatakan Kremlin memandang dirinya memerangi “seluruh mesin militer Barat” di Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
Sidang Dokter Tifa Memanas,...
Sidang Dokter Tifa Memanas, Kuasa Hukum Protes JPU Belum Serahkan Berkas BAP
DJP Kejar Pajak Digital,...
DJP Kejar Pajak Digital, Jangan Kaget Pengguna Aplikasi Olahraga Strava Kena PPN 11%
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Berita Terkini
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved