Rudal Rusia Hujani Seluruh Ukraina, Putin: Itu Respons atas Serangan Drone di Crimea

Selasa, 01 November 2022 - 07:49 WIB
loading...
Rudal Rusia Hujani Seluruh...
Rudal-rudal Rusia menghujani seluruh wilayah Ukraina, termasuk Kiev, pada Senin (31/10/2022). Presiden Vladimir Putin sebut itu sebagai respons atas serangan drone Ukraina terhadap Crimea. Foto/REUTERS/Gleb Garanich
A A A
MOSKOW - Lebih dari50 rudal dan drone Rusia telah menghujani seluruh wilayah Ukraina pada Senin ketika perang memasuki hari ke-250.

Presiden Vladimir Putin mengatakan serangan massal itu merupakan respons atas serangan pesawat nirawak atau drone terhadap armada Angkatan Laut Moskow di Crimea.

Serangan Moskow menargetkan infrastruktur Ukraina, termasuk jaringan listrik. Tak hanya itu, Moskow juga menangguhkan partisipasi dalam program ekspor biji-bijian Laut Hitam.

Putin, dalam konferensi pers hari Senin mengatakan pesawat tak berawak Ukraina telah menggunakan koridor laut yang sama dengan kapal-kapal gandum yang transit di bawah kesepakatan yang ditengahi PBB.

Baca juga: 40 Rudal Hujani Seluruh Wilayah Ukraina, Infrastruktur Penting Hancur

Kiev belum mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak tersebut dan membantah menggunakan koridor keamanan program gandum untuk tujuan militer.

PBB mengatakan tidak ada kapal gandum yang menggunakan rute Laut Hitam pada hari Sabtu ketika Rusia mengatakan kapalnya di Crimea diserang.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dalam sebuah pernyataan mengatakan rudal-rudal Rusia menghujani seluruh negeri. Ledakan juga mengguncang Kiev, mengirimkan asap hitam ke langit.

Menurut pernyataan itu, pasukan Rusia menembaki infrastruktur di setidaknya enam wilayah Ukraina.

"Bukan hanya itu yang bisa kami lakukan," kata Putin pada konferensi pers yang disiarkan televisi, menunjukkan lebih banyak tindakan dapat dilakukan Rusia, seperti dikutip Reuters, Selasa (1/11/2022).

Para pejabat Ukraina mengatakan infrastruktur energi, termasuk bendungan hidro-listrik, terkena serangan. Itu telah melumpuhkan pasokan listrik, energi panas dan air.

Oleh Synehubov, gubernur wilayah timur laut Kharkiv, mengatakan di Telegram bahwa sekitar 140.000 penduduk kehilangan aliran listrik setelah serangan Moskow, termasuk sekitar 50.000 penduduk kota Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.

Militer Ukraina mengeklaim telah menembak jatuh 44 dari 50 rudal Rusia. Tetapi serangan kemarin membuat 80 persen warga Kiev tidak memiliki air yang mengalir.

Polisi Ukraina mengatakan 13 orang terluka dalam serangan terbaru itu.

Selama tiga minggu terakhir, Rusia telah menyerang infrastruktur sipil Ukraina menggunakan rudal jarak jauh yang mahal dan drone kamikaze yang diduga buatan Iran.

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan 18 target, sebagian besar infrastruktur energi, terkena serangan rudal dan pesawat tak berawak di 10 wilayah Ukraina pada hari Senin.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Nasib Richard Lee Ditentukan...
Nasib Richard Lee Ditentukan 14 Juli, JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi
Berapa Kali Berhubungan...
Berapa Kali Berhubungan Seks agar Cepat Hamil? Dokter Bagikan Tipsnya
Bittime: Perkembangan...
Bittime: Perkembangan Regulasi Bisa Jadi Penopang Pasar Kripto di Semester II-2026
Berita Terkini
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved