Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Malaysia Anjurkan Pemakaian Masker
Selasa, 01 November 2022 - 02:30 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Malaysia Anjurkan Pemakaian Masker. FOTO/CNA
A
A
A
KUALA LUMPUR - Ketika Malaysia mengalami peningkatan kasus COVID-19 , pemakaian masker sekarang “sangat dianjurkan” di daerah-daerah ramai. Hal itu diungkapkan juru bicara Menteri Kesehatan, Khairy Jamaluddin, Senin (31/10/2022).
Menurutnya, ini lebih penting, terutama karena Pemilihan Umum ke-15 Malaysia (GE15) sudah dekat. “Kementerian mengingatkan masyarakat bahwa kita masih dalam masa transisi ke fase endemis. Gelombang akan datang dan pergi, dan jumlah kasus akan bertambah dan berkurang,” katanya.
Baca: Singapura dan Malaysia Sudah Lepas Masker, Indonesia Kapan? Ini Penjelasan IDI
“Dalam sepekan terakhir, jumlah kasus meningkat. Sayangnya, ini adalah saat kita akan mengadakan pemilihan umum. Saya ingin menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati,” lanjut Jamaludin, seperti dikutip dari Channel News Asia.
Menurutnya, mengenakan masker di Malaysia masih bersifat sukarela, tetapi sekarang sangat dianjurkan terutama di daerah tertutup dan ramai. Malaysia akan mengadakan GE15 pada 19 November, dengan hari nominasi ditetapkan pada 5 November.
Jamaludin juga mengatakan, ada peningkatan 16,5 persen dalam jumlah kasus antara 23 Oktober dan 29 Oktober, dibandingkan dengan periode yang sama seminggu sebelumnya. Menurutnya, subvarian XBB Omicron diyakini bertanggung jawab atas peningkatan kasus.
Dia menambahkan ada peningkatan 14 persen jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit umum, meskipun sebagian besar dari mereka memiliki gejala ringan.
Menurutnya, ini lebih penting, terutama karena Pemilihan Umum ke-15 Malaysia (GE15) sudah dekat. “Kementerian mengingatkan masyarakat bahwa kita masih dalam masa transisi ke fase endemis. Gelombang akan datang dan pergi, dan jumlah kasus akan bertambah dan berkurang,” katanya.
Baca: Singapura dan Malaysia Sudah Lepas Masker, Indonesia Kapan? Ini Penjelasan IDI
“Dalam sepekan terakhir, jumlah kasus meningkat. Sayangnya, ini adalah saat kita akan mengadakan pemilihan umum. Saya ingin menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati,” lanjut Jamaludin, seperti dikutip dari Channel News Asia.
Menurutnya, mengenakan masker di Malaysia masih bersifat sukarela, tetapi sekarang sangat dianjurkan terutama di daerah tertutup dan ramai. Malaysia akan mengadakan GE15 pada 19 November, dengan hari nominasi ditetapkan pada 5 November.
Jamaludin juga mengatakan, ada peningkatan 16,5 persen dalam jumlah kasus antara 23 Oktober dan 29 Oktober, dibandingkan dengan periode yang sama seminggu sebelumnya. Menurutnya, subvarian XBB Omicron diyakini bertanggung jawab atas peningkatan kasus.
Dia menambahkan ada peningkatan 14 persen jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit umum, meskipun sebagian besar dari mereka memiliki gejala ringan.
Lihat Juga :