Terancam Senjata Barat, Rusia Samakan Perang Ukraina dengan Krisis Rudal Kuba
Senin, 31 Oktober 2022 - 09:36 WIB
loading...
A
A
A
Seorang juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih menolak mengomentari pernyataan Lavrov tetapi menunjuk ke komentar masa lalu tentang menjaga jalur komunikasi tetap terbuka dengan Moskow.
Lavrov mengatakan kepemimpinan Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin, masih siap untuk diskusi tentang Ukraina.
“Kesiapan Rusia, termasuk presidennya, untuk bernegosiasi [tentang Ukraina], tetap tidak berubah,” katanya.
“Kami akan selalu siap untuk mendengarkan proposal apa yang dimiliki mitra Barat kami untuk mengurangi ketegangan.”
Putin mengutip penolakan Barat terhadap kekhawatiran Rusia tentang keamanan Eropa pasca-Soviet, dan khususnya ekspansi aliansi militer NATO ke arah timur, sebagai salah satu penyebab utama konflik.
AS dan sekutu Eropa-nya mengatakan kekhawatiran Rusia berlebihan dan tidak dapat membenarkan invasi terhadap Ukraina yang perbatasannya diakui Moskow setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991.
Lavrov mengatakan kepemimpinan Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin, masih siap untuk diskusi tentang Ukraina.
“Kesiapan Rusia, termasuk presidennya, untuk bernegosiasi [tentang Ukraina], tetap tidak berubah,” katanya.
“Kami akan selalu siap untuk mendengarkan proposal apa yang dimiliki mitra Barat kami untuk mengurangi ketegangan.”
Putin mengutip penolakan Barat terhadap kekhawatiran Rusia tentang keamanan Eropa pasca-Soviet, dan khususnya ekspansi aliansi militer NATO ke arah timur, sebagai salah satu penyebab utama konflik.
AS dan sekutu Eropa-nya mengatakan kekhawatiran Rusia berlebihan dan tidak dapat membenarkan invasi terhadap Ukraina yang perbatasannya diakui Moskow setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991.
(min)
Lihat Juga :