Kritik Presiden Xi Jinping soal Covid-19, Profesor China Ditangkap

Selasa, 07 Juli 2020 - 09:55 WIB
loading...
Kritik Presiden Xi Jinping...
Xu Zhangrun, profesor hukum China yang ditangkap setelah mengkritik Presiden Xi Jinping terkait pandemi Covid-19. Foto/Sohu/South China Morning Post
A A A
BEIJING - Pihak berwenang China menahan seorang profesor hukum yang menerbitkan esai berisi kritik terhadap Presiden Xi Jinping terkait pandemi virus corona baru ( Covid-19 ). Sang presiden juga dikritik terkait upayanya dalam mengonsolidasikan kekuasaan.

Profesor yang ditangkap bernama Xu Zhangrun. Menurut rekan-rekannya, dia ditangkap dan ditahan pada hari Senin.

Xu merupakan kritikus yang jarang bicara lantang terhadap pemerintah di akademisi China yang disensor ketat. Salah satu rekannya mengatakan dia ditangkap di rumahnya di pinggiran kota Beijing oleh lebih dari 20 orang.

Xu menerbitkan sebuah esai pada bulan Februari yang menyalahkan budaya penipuan dan sensor yang dikembangkan oleh Xi Jinping terkait penyebaran virus corona SARS-CoV-2 di China. (Baca: Sebut Xi Jinping Badut saat Atasi Corona, Eks Bos Properti Hilang )

Xu, profesor hukum di Universitas Tsinghua, salah satu lembaga top China, sebelumnya berbicara menentang penghapusan batas masa jabatan presiden dalam sebuah esai yang beredar online tahun 2018.

Rekannya, seperti dikutip AFP, Selasa (7/7/2020), mengatakan seorang pria yang mengaku sebagai polisi telah memanggil istri Xu, yang telah tinggal secara terpisah di kediaman kampus. Tujuannya untuk diberitahu bahwa Xu ditangkap karena diduga meminta layanan prostitusi di kota barat daya Chengdu.

Xu mengunjungi Chengdu musim dingin lalu dengan sejumlah cendekiawan liber China, meskipun tidak jelas apakah penangkapan itu terkait dengan perjalanan itu atau bukan. Rekan sang profesor mengatakan tuduhan terhadap Xu konyol dan tak tahu malu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Mantan Presiden Filipina...
Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap atas Perintah ICC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved