Polandia Tuntut Ganti Rugi Perang Dunia II dari Rusia, Ini Alasannya

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 12:40 WIB
loading...
Polandia Tuntut Ganti...
Polandia hancur saat Perang Dunia II. Foto/Muzeum Ziemi Wielunskiej
A A A
WARSAWA - Warsawa bermaksud menghitung kerusakan yang disebabkan Uni Soviet ke negara itu selama Perang Dunia II. Proses ini serupa dengan langkah Polandia meminta kompensasi dari Jerman.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Polandia menjelaskan hal itu pada Jumat (28/10/2022). Warsawa memberikan rincian klaim Polandia yang secara resmi dikirim ke Berlin awal bulan ini.

Pejabat senior di negara itu sebelumnya berpendapat Rusia dan Jerman harus membayar kompensasi ke Polandia, dengan Presiden Polandia Andrzej Duda mengangkat kasus ini dalam wawancara bulan lalu.

“Jerman memulai Perang Dunia II dan menyerang Polandia. Tentu saja, Rusia bergabung dalam perang ini nanti dan, menurut saya, kita juga harus menuntut reparasi dari Rusia,” ujar dia.

Baca juga: Polandia Terima Proposal Nuklir AS, Peringatan Keras bagi Rusia

"Saya tidak melihat alasan mengapa kita tidak harus menuntut ini," tegas dia.

Idenya bukanlah hal baru bagi politisi konservatif Polandia.

Jaroslaw Kaczynski, pemimpin Partai Hukum dan Keadilan (PiS) yang berkuasa, mengatakan kepada tabloid Jerman Bild pada 2020 bahwa “Rusia juga harus membayar” kompensasi ketika membahas klaim Polandia terhadap Berlin.

Dia menyebut tidak mengharapkan uang dari Moskow dalam waktu dekat, tetapi menekankan dendam Warsawa "tidak memiliki tanggal kedaluwarsa."

Baca juga: Snowden: Zuckerberg akan Memiliki Bola Mata Anda!

Polandia bersikeras negaranya tidak pernah mendapat ganti rugi yang seharusnya akibat kerusakan yang ditimbulkan Nazi Jerman dan hanya setuju mengabaikan klaim ganti rugi pada 1950-an karena tekanan Moskow.

Polandia juga mengatakan Moskow bertanggung jawab karena kepemimpinan Soviet mengirim pasukan ke Polandia tak lama setelah Nazi melakukannya pada September 1945.

Rusia berpendapat perintah itu diberikan setelah pemerintah Polandia jatuh, sebelum serangan Nazi, dan bahwa keputusan itu membantu menyelamatkan nyawa di wilayah timur Polandia.

Uni Soviet juga banyak berinvestasi dalam membangun kembali Polandia setelah perang dan membantu negara itu.

Pemerintah Jerman menegaskan kembali pekan ini bahwa mereka menganggap "pertanyaan reparasi" untuk Polandia sudah ditutup, setelah Warsawa mengatakan bulan lalu bahwa mereka menginginkan 1,3 triliun euro dari Berlin.

Catatan yang dikeluarkan pada Jumat menguraikan hal-hal lain yang dicari Warsawa dari Berlin sebagai kompensasi, seperti status resmi sebagai minoritas nasional untuk komunitas etnis Polandia Jerman, lengkap dengan manfaat tertentu.

Sikap Rusia juga tanpa kompromi. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov bercanda bahwa jika Moskow mengadopsi pendekatan yang sama seperti Warsawa, dia dapat melihat invasi Polandia ke Rusia selama Masa Kesulitannya di akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17 sebagai dasar untuk klaimnya sendiri.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Berita Terkini
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved