Bom Nuklir Gravitasi AS Bakal Jadi Senjata NATO, Lebih Dahsyat dari Bom Hiroshima

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 04:07 WIB
loading...
A A A
Majalah itu, mengutip seorang pakar, menambahkan: "Membuat senjata dua kali lebih akurat memiliki efek mematikan yang sama dengan membuat hulu ledak delapan kali lebih kuat.”

B61-12 memiliki empat hasil ledakan yang dapat dipilih, yakni 0,3, 1,5, 10 atau 50 kiloton.

Sebagai perbandingan, bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima pada tahun 1945 menghasilkan ledakan sekitar 15 kiloton dengan korban tewas ratusan ribu orang.

Bom nuklir gravitasi akan menggantikan senjata lama di berbagai fasilitas penyimpanan di Eropa untuk potensi penggunaan oleh pesawat pengebom dan jet tempur AS dan sekutu.

Senjata tersebut menggunakan sistem navigasi inersia untuk mencapai probabilitas pembunuhan yang tinggi.

Rencana AS untuk menambahkan bom nuklir gravitasi ke gudang senjata NATO terjadi ketika negara-negara di Barat khawatir dengan ancaman Rusia untuk menggunakan senjata nuklir di Ukraina dan di tengah kekhawatiran yang berkembang bahwa Barat perlu berbuat lebih banyak untuk mencegah Moskow melewati batas itu.

Saat dimintai komentar, juru bicara Pentagon Brigjen Patrick Ryder mengatakan: “Meskipun kami tidak akan membahas rincian persenjataan nuklir kami, modernisasi senjata nuklir B61 AS telah berlangsung selama bertahun-tahun dan berencana untuk secara aman dan bertanggung jawab menukar senjata yang lebih tua dengan senjata versi B61-12 yang ditingkatkan adalah bagian dari upaya modernisasi yang telah lama direncanakan dan dijadwalkan.”

"Ini sama sekali tidak terkait dengan peristiwa terkini di Ukraina," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved