Bom Nuklir Gravitasi AS Bakal Jadi Senjata NATO, Lebih Dahsyat dari Bom Hiroshima
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 04:07 WIB
loading...
A
A
A
Politico, media yang berbasis di AS, melaporkan langkah Washington itu lebih ditujukan ke negara-negara NATO daripada Rusia—yakni untuk meyakinkan sekutu ketika mereka merasa sangat terancam oleh Rusia.
Saat ini, AS memiliki 100 unit bom B61 lama yang disimpan di pangkalan di negara-negara Eropa termasuk Jerman dan Italia.
Bom baru akan dapat dijatuhkan dari berbagai pesawat termasuk pengembom siluman B-2, dan pesawat tempur yang lebih kecil seperti F-15, Tornado, dan jet tempur siluman F-35.
Pada hari Kamis, Presiden Rusia Vladimir Putin menyalahkan Inggris, khususnya mantan perdana menteri Liz Truss, karena memulai provokasi nuklir.
Putin mengklaim tidak pernah mengatakan apa pun secara proaktif tentang kemungkinan penggunaan senjata nuklir oleh Rusia.
"Kremlin hanya mengisyaratkan sebagai tanggapan atas pernyataan yang dibuat oleh para pemimpin Barat," katanya.
Saat ini, AS memiliki 100 unit bom B61 lama yang disimpan di pangkalan di negara-negara Eropa termasuk Jerman dan Italia.
Bom baru akan dapat dijatuhkan dari berbagai pesawat termasuk pengembom siluman B-2, dan pesawat tempur yang lebih kecil seperti F-15, Tornado, dan jet tempur siluman F-35.
Pada hari Kamis, Presiden Rusia Vladimir Putin menyalahkan Inggris, khususnya mantan perdana menteri Liz Truss, karena memulai provokasi nuklir.
Putin mengklaim tidak pernah mengatakan apa pun secara proaktif tentang kemungkinan penggunaan senjata nuklir oleh Rusia.
"Kremlin hanya mengisyaratkan sebagai tanggapan atas pernyataan yang dibuat oleh para pemimpin Barat," katanya.
(min)
Lihat Juga :