6 Poin Penting Pidato Putin di Valdai: Tak Ada yang Duduk di Luar Saat Badai Datang
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
“Konflik yang timbul dari kekacauan ini mengancam seluruh umat manusia, dan menyelesaikannya secara konstruktif adalah tantangan utama ke depan,” tegas dia.
“Tidak ada yang bisa duduk di luar saat badai yang akan datang, yang telah memperoleh karakter global,” ungkap Putin.
Dia menambahkan, “Umat manusia memiliki dua pilihan, terus menumpuk beban masalah yang mau tidak mau akan menghancurkan kita semua, atau mencoba bersama-sama mencari solusi, meskipun tidak sempurna, tetapi bekerja, mampu membuat dunia kita lebih aman dan stabil."
6. Seperti Apa Dunia Multipolar Itu?
Menurut Putin, dalam dunia multipolar yang benar-benar demokratis, setiap masyarakat, budaya dan peradaban harus memiliki hak untuk memilih jalan dan sistem sosial-politiknya sendiri.
“Jika AS dan Eropa memiliki hak itu, begitu juga semua orang. Rusia juga memilikinya, dan tidak ada yang akan pernah bisa mendikte rakyat kita masyarakat seperti apa yang harus kita bangun dan prinsip-prinsip apa,” tegas dia.
Menurut dia, ancaman terbesar terhadap monopoli politik, ekonomi, dan ideologi Barat adalah bahwa model sosial alternatif mungkin muncul di dunia, dan akan lebih efektif dan lebih menarik.
“Di atas segalanya, kita percaya bahwa tatanan dunia baru harus didasarkan pada hukum dan keadilan, bebas, otentik dan adil,” ujar presiden Rusia itu.
Baca juga: Putin: Dunia Menghadapi Dekade Paling Berbahaya Sejak Perang Dunia II
“Tatanan dunia masa depan sedang dibentuk di depan mata kita. Dan dalam tatanan dunia ini, kita harus mendengarkan semua orang, memperhitungkan setiap sudut pandang, setiap bangsa, masyarakat, budaya, setiap sistem pandangan dunia, ide dan keyakinan agama, tanpa memaksakan kebenaran tunggal pada siapa pun, dan hanya atas dasar ini, memahami tanggung jawab kita atas nasib bangsa dan planet kita, untuk membangun simfoni peradaban manusia,” papar dia.
“Tidak ada yang bisa duduk di luar saat badai yang akan datang, yang telah memperoleh karakter global,” ungkap Putin.
Dia menambahkan, “Umat manusia memiliki dua pilihan, terus menumpuk beban masalah yang mau tidak mau akan menghancurkan kita semua, atau mencoba bersama-sama mencari solusi, meskipun tidak sempurna, tetapi bekerja, mampu membuat dunia kita lebih aman dan stabil."
6. Seperti Apa Dunia Multipolar Itu?
Menurut Putin, dalam dunia multipolar yang benar-benar demokratis, setiap masyarakat, budaya dan peradaban harus memiliki hak untuk memilih jalan dan sistem sosial-politiknya sendiri.
“Jika AS dan Eropa memiliki hak itu, begitu juga semua orang. Rusia juga memilikinya, dan tidak ada yang akan pernah bisa mendikte rakyat kita masyarakat seperti apa yang harus kita bangun dan prinsip-prinsip apa,” tegas dia.
Menurut dia, ancaman terbesar terhadap monopoli politik, ekonomi, dan ideologi Barat adalah bahwa model sosial alternatif mungkin muncul di dunia, dan akan lebih efektif dan lebih menarik.
“Di atas segalanya, kita percaya bahwa tatanan dunia baru harus didasarkan pada hukum dan keadilan, bebas, otentik dan adil,” ujar presiden Rusia itu.
Baca juga: Putin: Dunia Menghadapi Dekade Paling Berbahaya Sejak Perang Dunia II
“Tatanan dunia masa depan sedang dibentuk di depan mata kita. Dan dalam tatanan dunia ini, kita harus mendengarkan semua orang, memperhitungkan setiap sudut pandang, setiap bangsa, masyarakat, budaya, setiap sistem pandangan dunia, ide dan keyakinan agama, tanpa memaksakan kebenaran tunggal pada siapa pun, dan hanya atas dasar ini, memahami tanggung jawab kita atas nasib bangsa dan planet kita, untuk membangun simfoni peradaban manusia,” papar dia.
(sya)
Lihat Juga :