6 Poin Penting Pidato Putin di Valdai: Tak Ada yang Duduk di Luar Saat Badai Datang

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 07:08 WIB
loading...
6 Poin Penting Pidato...
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato selama pertemuan tahunan ke-19 Klub Diskusi Valdai di Moskow pada 27 Oktober 2022. Foto/Sputnik/REUTERS
A A A
MOSKOW - Dunia memasuki satu dekade kekacauan karena upaya mengejar tatanan dunia yang lebih adil bentrok dengan hegemoni sewenang-wenang dari kolektif Barat.

Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan hal itu pada Kamis (27/10/2022) saat berbicara pada pertemuan tahunan Klub Diskusi Valdai.

Pidato Putin berkisar dari keanekaragaman hayati hingga “membatalkan budaya,” sifat dari apa yang ditawarkan Barat dan tanggapan Rusia.

Dia kemudian selama berjam-jam menjawab pertanyaan audiens. Berikut adalah enam poin penting dari sambutan pembukaannya.

1. Barat Memicu Konflik untuk Pertahankan Hegemoni

“Dari menghasut konflik di Ukraina dan provokasi di sekitar Taiwan hingga mengacaukan pasar pangan dan energi dunia, Amerika Serikat (AS) dan sekutunya telah meningkatkan ketegangan di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir dan terutama dalam beberapa bulan terakhir,” ungkap Putin.

“Mengatur dunia adalah apa yang disebut Barat telah dipertaruhkan dalam permainan ini, yang tentu saja berbahaya, berdarah dan, saya akan mengatakan, kotor. Ini menyangkal kedaulatan negara dan rakyat, identitas dan keunikan mereka, dan mengabaikan kepentingan negara lain,” jelas presiden Rusia.

Dia menjelaskan, dalam apa yang disebut “tatanan dunia berbasis aturan”, hanya mereka yang membuat “aturan” yang memiliki hak, sementara semua orang hanya harus patuh.

“Namun, Barat tidak memiliki ide konstruktif dan perkembangan positif, mereka tidak memiliki apa pun untuk ditawarkan kepada dunia kecuali pelestarian dominasi mereka,” ujar dia.

2. Aturan Untukmu tapi Tidak Untukku

“Barat menegaskan budaya dan pandangan dunianya harus universal. Meskipun tidak mengatakannya secara langsung, mereka berperilaku seolah-olah nilai-nilai ini harus diterima tanpa syarat oleh orang lain,” ungkap Putin.

“Namun ketika beberapa negara lain, terutama China, mulai mendapat manfaat dari globalisasi, Barat segera mengubah atau sepenuhnya membatalkan banyak aturan yang telah lama bersikeras ditetapkan dengan batu dan suci, dengan perdagangan bebas, keterbukaan ekonomi, persaingan yang adil dan bahkan hak milik tiba-tiba dilupakan, sepenuhnya,” papar Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Berita Terkini
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved