Eks Jenderal AS: Putin Miliki Ribuan Senjata Nuklir tapi Tak Mungkin Menggunakannya

Kamis, 27 Oktober 2022 - 07:32 WIB
loading...
A A A
"Tetapi mereka tentu saja memiliki tujuan nyata, untuk mendapatkan Crimea dan untuk memastikan keberlanjutan Crimea, tetapi pada kenyataannya juga untuk menyingkirkan Ukraina atau menyingkirkan pemerintahan Presiden [Volodymyr] Zelensky dan mendapatkan beberapa gagasan bahwa mereka akan menjadi lebih setuju...Itu akan menjadi hasilnya," paparnya.

Hodges juga membahas mobilisasi penuh Putin baru-baru ini untuk pasukan Rusia, menyebut langkah itu sebagai malapetaka bagi Kremlin. Dia menambahkan bahwa Rusia tidak memiliki kemampuan untuk meningkatkan lebih banyak pasukan.

"Jelas, bagi orang-orang [mobilisasi] memperjelas bahwa Putin kehilangan kendali di dalam Rusia," kata Hodges.

"Setengah juta pria Rusia usia militer meninggalkan Rusia untuk menghindari mobilisasi. Itu memberi tahu Anda bahwa orang-orang Rusia tidak memiliki keinginan untuk pertarungan ini, mereka tidak ingin berada di sana," paparnya.

Hodges telah vokal tentang perang di Ukraina sejak invasi Rusia pada bulan Februari, termasuk mengatakan kepada outlet media Lithuania pada bulan September bahwa dia yakin Ukraina dapat mendorong pasukan Rusia keluar dari Crimea dan wilayah pendudukan lainnya pada pertengahan tahun 2023.

"Setiap kesempatan yang saya miliki untuk mencoba dan menjelaskan bahwa ya, Ukraina akan menang, ya, Rusia akan dikalahkan, dan kita harus terbiasa dengan gagasan bahwa Rusia tidak berhak atas wilayah Ukraina mana pun," imbuh dia.

Para pemimpin Barat terus-menerus mengutuk ancaman senjata nuklir Putin dalam perangnya dengan Ukraina, termasuk Presiden Joe Biden yang mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa bahwa penggunaan senjata nuklir taktis akan menjadi kesalahan serius oleh Rusia.

Ketegangan antara Kremlin dan Barat semakin meningkat pada hari Rabu setelah Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov mencatat bahwa setiap partisipasi militer AS dalam perang melawan Rusia akan mengakibatkan konsekuensi bencana.

Komentar Antonov mengikuti laporan dari CBS pekan lalu bahwa pasukan AS yang dikerahkan di dekat perbatasan Ukraina-Rumania mengatakan mereka siap untuk menyeberang sebagai tanggapan atas eskalasi atau serangan terhadap NATO.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved