AS Tolak Peringatan 'Bom Kotor' Rusia
Selasa, 25 Oktober 2022 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
Stoltenberg mengulangi sentimen itu dalam sebuah wawancara dengan Politico, menggambarkan peringatan itu sebagai tidak masuk akal. Ia mengatakan bahwa Kiev berjuang sangat keras untuk membebaskan wilayahnya.
Pada hari Senin, Dmitry Peskov, juru bicara Kremlin, memperingatkan bahwa ancaman dari Ukraina terbukti, menambahkan bahwa ketidakpercayaan Barat tidak berarti bahwa ancaman itu tidak ada lagi.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, kemungkinan serangan 'bom kotor' akan memungkinkan Ukraina untuk menggambarkan Rusia sebagai "teroris nuklir", mengintimidasi penduduk setempat dan memicu eksodus pengungsi ke Uni Eropa.
Baca: IAEA Bersiap Periksa Dua Lokasi di Ukraina Terkait Tudingan Bom Kotor
Duta Besar Moskow untuk PBB, Vassily Nebenzia, menulis surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mendesaknya untuk melakukan segala daya untuk mencegah kejahatan keji ini. Dia juga menyatakan bahwa Rusia akan menganggap penggunaan bom kotor oleh rezim Kiev sebagai tindakan terorisme nuklir.
Pada hari Senin, Dmitry Peskov, juru bicara Kremlin, memperingatkan bahwa ancaman dari Ukraina terbukti, menambahkan bahwa ketidakpercayaan Barat tidak berarti bahwa ancaman itu tidak ada lagi.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, kemungkinan serangan 'bom kotor' akan memungkinkan Ukraina untuk menggambarkan Rusia sebagai "teroris nuklir", mengintimidasi penduduk setempat dan memicu eksodus pengungsi ke Uni Eropa.
Baca: IAEA Bersiap Periksa Dua Lokasi di Ukraina Terkait Tudingan Bom Kotor
Duta Besar Moskow untuk PBB, Vassily Nebenzia, menulis surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mendesaknya untuk melakukan segala daya untuk mencegah kejahatan keji ini. Dia juga menyatakan bahwa Rusia akan menganggap penggunaan bom kotor oleh rezim Kiev sebagai tindakan terorisme nuklir.
Lihat Juga :