AS Tolak Peringatan 'Bom Kotor' Rusia

Selasa, 25 Oktober 2022 - 19:58 WIB
loading...
AS Tolak Peringatan...
Menteri Pertahanan AS Llyod Austin. Foto/USA Today
A A A
WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Llyod Austin menolak peringatan Moskow tentang dugaan rencana Kiev untuk menyebarkan "bom kotor" guna menjebak Rusia. Pernyataan itu muncul selama panggilan telepon dengan rekannya dari Ukraina pada hari Senin.

Kepala Pentagon itu berbicara dengan Menteri Pertahanan Ukraina Alexey Reznikov untuk menegaskan kembali komitmen teguh AS untuk mendukung kemampuan Ukraina untuk melawan agresi Rusia, menurut rilis terkait pembicaraan telepon tersebut.

Dia juga sangat mengutuk serangan Rusia terhadap infrastruktur sipil Ukraina dan menegaskan kembali bahwa Amerika Serikat menolak publik dan tuduhan palsu oleh Rusia tentang Ukraina. Llyod menggambarkannya sebagai dalih untuk eskalasi Rusia lebih lanjut dari perang yang melanggar hukum dan tidak dapat dibenarkan melawan Ukraina seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (25/10/2022).

Baca: Rusia Peringatkan AS dan Inggris tentang Rencana Bom Kotor Ukraina

Austin juga mengangkat masalah ini dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg. Kedua pejabat itu membahas keterlibatan diplomatik baru-baru ini dengan Rusia dan apa yang mereka sebut tuduhan palsu Moskow bahwa Ukraina sedang bersiap untuk menggunakan bom kotor di tanahnya sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Kisah Anjing Pemilik...
Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran
Rekomendasi
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved