Ini Tempat Terburuk di AS Jika Dibom Nuklir oleh Rusia

Senin, 24 Oktober 2022 - 14:53 WIB
loading...
A A A
"Dalam beberapa hal, hunian terbaik adalah sekitar setengah dari blok menara tinggi yang memiliki dinding penahan beban beton baik di tepi bangunan maupun di dalam bangunan," kata Foreman.

"Subbasement di bawah bangunan beton akan menjadi tempat yang sangat baik dalam hal perisai, tetapi Anda harus mempertimbangkan masalah bangunan yang runtuh dan mengubur Anda di bawah tumpukan puing," imbuh dia.

Mengenai tingkat kesiapsiagaan yang berbeda, Mistry mengatakan bahwa kemungkinan tempat-tempat yang terkena bom nuklir harus dievakuasi."Sangat mirip dengan Covid, dikarantina," ujarnya.

"Yang selamat pasti harus dievakuasi tetapi tidak dievakuasi kembali ke pusat populasi lain," kata Mistry. "Ini hampir seperti karantina."

Selain itu, Mistry berbicara tentang cuaca dan aspek geografis yang berbeda yang dapat membantu atau merusak peluang untuk bertahan hidup.

"Jika Anda berada di New York City dan serangan pasti beberapa ratus mil jauhnya, Anda tidak dapat mengesampingkan angin yang meniup radiasi dengan satu atau lain cara, jadi jika Anda berada di hilir dari angin...New York City masih bisa terpengaruh."

Mistry melanjutkan, "Jika itu sebuah lembah, pegunungan sebenarnya bisa menahan radiasi daripada membiarkannya menyebar. Jika itu adalah tempat di dekat sungai, radiasi itu benar-benar dapat mencemari air dan itu bisa mengalir ke hilir dan memperburuk keadaan."

Newsweek sebelumnya melaporkan beberapa tempat terbaik untuk bertahan dari potensi serangan nuklir di AS. Namun, seorang Mistry mengatakan bahwa tidak ada tempat yang aman.

"Tidak ada tempat yang aman, bahkan tempat yang relatif aman," kata Mistry.

Terlepas dari kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang potensi penggunaan senjata nuklir, Heather Williams, direktur Proyek Isu Nuklir dan senior fellow di Program Keamanan Internasional di Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), sebelumnya berbicara kepada Newsweek dan mengatakan bahwa "kemungkinan" Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan senjata nuklir "sangat rendah".

"Biayanya akan sangat signifikan baginya, itu tidak akan membantunya memenangkan perang di Ukraina—dia kemungkinan besar akan kehilangan banyak mitra dekatnya yang dia andalkan," kata Williams.

Williams juga mengatakan bahwa senjata nuklir telah berubah secara drastis sepanjang sejarah.

Menurut Williams, saat ini, perhatian utama adalah "senjata nuklir taktis", yang jauh berbeda dari yang sebelumnya digunakan oleh AS di Jepang.

"Ini akan menjadi senjata nuklir dengan hasil yang lebih rendah, jangkauan yang lebih pendek, yang berpotensi digunakan di medan perang," kata Williams.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Tiga Putra Mendiang...
Tiga Putra Mendiang Ali Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Tak Terlihat
Kylian Mbappe Balas...
Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!
Rekomendasi
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Berita Terkini
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved