Kanada Larang Penjualan dan Pengiriman Senjata Api

Minggu, 23 Oktober 2022 - 15:00 WIB
loading...
A A A
Baca: Kementerian Iklim Kanada akan Punya Gudang Senjata dan Ruang Interogasi, Ini Alasannya

Pada tahun 2020, 22 orang tewas dalam penembakan massal di provinsi Nova Scotia, Kanada, penembakan massal paling mematikan di negara itu dalam beberapa tahun terakhir. Itu mengarah pada larangan senjata api gaya serbu dan diskusi baru seputar kontrol senjata dan akses ke senjata ilegal.

Sementara Kanada telah membunyikan alarm tentang kekerasan senjata, tingkat kekerasan senjata masih relatif rendah dibandingkan dengan tetangga selatannya. Ada jauh lebih banyak penembakan massal di Amerika Serikat: lebih dari 500 dan terus bertambah pada 2022 saja, menurut Arsip Kekerasan Senjata.

Pada tahun 2020, 277 orang terbunuh oleh senjata api di Kanada, dengan laju 0,73 per 100.000 orang, menurut kantor statistik nasional Kanada. Pada tahun yang sama di Amerika Serikat, lebih dari 19.000 orang tewas di tangan kekerasan senjata pada tingkat 5,9 per 100.000 orang, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit melaporkan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Dunia Kutuk Perlakuan...
Dunia Kutuk Perlakuan Keji Israel terhadap Aktivis Armada Bantuan Gaza
Motor Sport Ini Tergantung...
Motor Sport Ini Tergantung di Lampu Lalu Lintas dalam Kecelakaan Aneh di Kanada
Militer Kanada Hadapi...
Militer Kanada Hadapi Spiral Kematian selama Beberapa Dekade, Tahun Ini Mulai Bangkit
Didukung AS dan Kaya...
Didukung AS dan Kaya Minyak, Wilayah Alberta Tuntut Merdeka dari Kanada
Terbukti Bukan Negara...
Terbukti Bukan Negara Adidaya, Kanada Tak Ingin Lagi Tergantung dengan AS
Pria di Jaksel Tewas...
Pria di Jaksel Tewas dengan Senpi di Tangan
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Situs Radar hingga Pangkalan Militer Dibombardir
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved