Kementerian Iklim Kanada akan Punya Gudang Senjata dan Ruang Interogasi, Ini Alasannya

Kamis, 25 Agustus 2022 - 10:56 WIB
loading...
Kementerian Iklim Kanada akan Punya Gudang Senjata dan Ruang Interogasi, Ini Alasannya
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berbicara di parlemen. Foto/REUTERS
A A A
OTTAWA - Fasilitas Kementerian Lingkungan dan Perubahan Iklim Kanada (ECCC) yang sedang dibangun di Winnipeg akan memiliki ruang penyimpanan senjata api yang cukup besar, serta beberapa ruang bukti dan ruang interogasi.

Kabar tersebut dilaporkan CounterSignal yang mengklaim menerima salinan bocoran dari rencana arsitektur yang dibuat perusahaan Winnipeg.

CounterSignal menerbitkan foto yang menunjukkan beberapa label yang lebih mengganggu pada Selasa (23/8/2022).

Baca juga: UE Akui Kesepakatan Abraham Tak Ubah Situasi Palestina

Bangunan seluas 50.000 kaki persegi ini juga mencakup laboratorium biologi, kantor hubungan media, stasiun prakiraan cuaca, dan mungkin yang paling mengganggu, mengingat implikasinya, fasilitas untuk menampung ratusan orang, termasuk “petugas penegak hukum” yang bekerja untuk ECCC.

“Petugas penegak hukum” pada dasarnya adalah polisi iklim, yang diberi wewenang setara oleh Undang-Undang Penilaian Dampak 2019, yang dimaksudkan sebagai undang-undang yang bertujuan mengurangi dampak energi, pertanian, dan proyek besar lainnya pada masyarakat adat dan lingkungan.

Mereka dapat memasuki properti apa pun tanpa surat perintah untuk memverifikasi kepatuhan terhadap IAA, mengambil foto, mengakses komputer, telepon, dan perangkat lain, memberi perintah kepada siapa pun yang mengoperasikan mesin, atau bahkan menuntut tempat tersebut dikosongkan dan akses di masa mendatang dilarang.

Baca juga: Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina

Menurut posting pekerjaan di Indeed.com, Kanada saat ini mempekerjakan "petugas penegak hukum" ini menegakkan peraturan polusi.

Mereka diberi izin keamanan rahasia dan senjata, yang mereka bawa bersama dengan borgol, ke dalam kondisi lingkungan apa pun yang diminta Ottawa untuk mereka periksa.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2439 seconds (11.210#12.26)