Polisi Wales Kendarai Bajaj untuk Patroli Memerangi Kejahatan

Rabu, 19 Oktober 2022 - 09:50 WIB
loading...
Polisi Wales Kendarai...
Polisi Wales Kendarai Bajaj untuk Patroli Memerangi Kejahatan. FOTO/The Sun
A A A
GWENT - Pasukan Polisi di Wales telah mengungkapkan kendaraan barunya kepada publik. Namun, banyak pihak yang menganggap polisi tidak serius.

Seperti dilaporkan The Sun, Kepolisian Gwent di sebelah tengga Wales telah membeli empat bajaj atau yang juga dikenal sebagai tuk-tuk di sejumlah negara. Bajaj itu dibelli untuk berpatroli di jalan-jalan dan memerangi kejahatan.

Baca: Mirip Adegan Film Warkop DKI, Viral Bajaj Angkut 27 Penumpang!

Bajaj berwarna biru dan kuning cerah akan berpatroli di jalan-jalan di Newport dan Abergavenny. Bajaj tersebut dilaporkan memiliki mesin dua langkah 600cc yang kecil tapi berisik, dan kecepatan tertinggi sekitar 30mph.

Polisi Gwent mengatakan, bajaj akan dikendarai oleh petugas atau "duta besar" polisi dan digunakan sebagai "ruang aman" bagi calon korban kejahatan. Namun, pihak kepolisian belum mengungkapkan berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh para pembayar pajak kendaraan roda tiga tersebut.

Seperti dilansir Wales Online, Kepala Inspektur Damian Sowrey mengatakan, kendaraan tersebut telah dipamerkan pada hari Behind the Badge baru-baru ini.

Baca: Bersama Kowarteg, Sopir Bajaj di Jaksel Dukung Ganjar Presiden 2024

"Umpan baliknya sangat positif. Orang tua memberi tahu petugas bahwa mereka akan merasa lebih aman mengetahui bahwa ada dukungan untuk orang-orang muda di malam hari, dan dari wanita yang bisa memikirkan kesempatan ketika tuk-tuk akan menjadi pemandangan yang disambut baik," jelas Sowrey.

Namun kendaraan tersebut juga menuai banyak kritik dari penduduk setempat. Mengomentari secara online, Ashley Keeble berkata: "Semoga berhasil mengejar beberapa scallywag muda yang mengaduk-aduk lapangan kriket di dalamnya."

"Nantikan yang terbalik di parit bersama dengan setengah troli Asda pada hari Minggu pagi," ujar Hollie Charlotte, seorang warga Wales lainnya.

Sementara Neil 'Twiz' Harrington berkomentar: "Anda tahu salah satu dari mereka pasti akan digulingkan dalam pengejaran polisi."
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved