Mengenal Penjara Gulag, Fasilitas Tahanan Terkejam di Rusia
Selasa, 18 Oktober 2022 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Penjara Gulag memiliki total narapidana sekitar 100.000 pada akhir 1920-an, ketika mengalami ekspansi besar-besaran bertepatan dengan kolektivitasasi pertanian pemimpin Uni Soviet Joseph Stalin.
Pada tahun 1936, Gulag menahan total 5 juta tahanan, jumlah yang mungkin disamai atau dilampaui setiap tahun berikutnya sampai Stalin meninggal pada 1953.
Selain petani kaya atau resisten yang ditangkap selama kolektivitas, orang-orang yang dikirim ke Penjara Gulag termasuk anggota Partai Komunis dan perwira militer yang telah dibersihkan.
Orang-orang Jerman, tawanan perang Poros lainnya (Selama Perang Dunia II), dan anggota kelompok etnis yang tidak setia juga pernah ditahan di Penjara Gulag.
Pada puncak operasionalnya, Penjara Gulag memiliki ratusan kamp, di mana setiap kamp rata-rata menampung 2.000-10.000 tahanan.
Sebagian besar kamp tersebut adalah “koloni buruh kolektif”, di mana para tahanan menebang kayu, bekerja di proyek konstruksi umum (seperti pembangunan kanal dan rel kereta api) atau bekerja di tambang. Kebanyakan tahanan bekerja di bawah ancaman kelaparan dan akan mendapatkan eksekusi jika mereka menolak.
Pada tahun 1936, Gulag menahan total 5 juta tahanan, jumlah yang mungkin disamai atau dilampaui setiap tahun berikutnya sampai Stalin meninggal pada 1953.
Selain petani kaya atau resisten yang ditangkap selama kolektivitas, orang-orang yang dikirim ke Penjara Gulag termasuk anggota Partai Komunis dan perwira militer yang telah dibersihkan.
Orang-orang Jerman, tawanan perang Poros lainnya (Selama Perang Dunia II), dan anggota kelompok etnis yang tidak setia juga pernah ditahan di Penjara Gulag.
Pada puncak operasionalnya, Penjara Gulag memiliki ratusan kamp, di mana setiap kamp rata-rata menampung 2.000-10.000 tahanan.
Sebagian besar kamp tersebut adalah “koloni buruh kolektif”, di mana para tahanan menebang kayu, bekerja di proyek konstruksi umum (seperti pembangunan kanal dan rel kereta api) atau bekerja di tambang. Kebanyakan tahanan bekerja di bawah ancaman kelaparan dan akan mendapatkan eksekusi jika mereka menolak.
Lihat Juga :