Jet Tempur Israel Bombardir Situs Hamas, Balas Serangan 3 Roket

Senin, 06 Juli 2020 - 09:37 WIB
loading...
Jet Tempur Israel Bombardir...
Ilustrasi misil interseptor dari sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel saat menghantam roket-roket asal Gaza, Palestina. Foto/REUTERS/A. Cohen/File Photo
A A A
GAZA - Pesawat jet tempur Israel membombardir situs militer Hamas di Jalur Gaza, Palestina, pada Minggu malam. Serbuan ini diklaim sebagai pembalasan atas serangan tiga roket ke wilayah rezim Zionis.

Militer Israel mengatakan bahwa pesawat jet tempurnya menyerang infrastruktur bawah tanah milik organisasi Hamas dalam menanggapi tembakan beberapa roket.

"Sebelumnya malam ini, tiga roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel," kata militer Israel dalam pernyataan, seperti dikutip AFP, Senin (6/7/2020).

"Sebagai tanggapan...helikopter serang dan jet tempur menargetkan target teror Hamas," lanjut pernyataan tersebut.

Belum ada laporan langsung tentang korban jiwa dan luka dari kedua belah pihak. (Baca: Balas Serangan 2 Roket, Jet-jet Tempur Israel Bombardir Gaza )

Pernyataan militer Zionis sebelumnya tidak memberikan indikasi di mana dua roket pertama jatuh, tetapi media Israel mengatakan keduanya menghantam area terbuka.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa sistem pertahanan rudal Iron Dome mencegat roket ketiga.

Tidak ada klaim pertanggungjawaban dari Hamas atau pun kelompok militan lain di Gaza atas serangan tiga roket tersebut.

Hamas pada akhir Juni lalu memperingatkan Israel bahwa rencana pencaplokan sebagian Tepi Barat yang diduduki sama dengan "deklarasi perang".

Keesokan harinya setelah peringatan itu dikeluarkan, dua roket ditembakkan dari Gaza ke negara mayoritas Yahudi itu. Tembakan dua roket itu memicu memicu serangan udara Israel terhadap instalasi Hamas di kantong wilayah Palestina.

Pada 1 Juli, Hamas melepaskan satu tembakan roket ke laut sebagai peringatan kepada Israel untuk tidak melanjutkan rencana pencaplokan sebagian wilayah Tepi Barat. (Baca juga: Hamas: Rencana Aneksasi Israel Adalah Deklarasi Perang )

Rencana Israel untuk menganeksasi sebagain wilayah di Tepi Barat dan Lembah Yordan merupakan bagian dari proposal perdamaian rancangan Amerika Serikat (AS) yang dirilis pada Januari lalu.

Proposal tersebut menginginkan penciptaan negara Palestina dengan wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Tetapi proposal itu jauh dari aspirasi rakyat Palestina, termasuk keinginan memiliki sebuah negara dengan Yerusalem timur sebagai ibukotanya.

Hamas dan Israel telah berperang tiga kali, di mana konflik terbaru pecah pada tahun 2014 yang menewaskan 2.251 warga Palestina dan 74 orang di pihak Israel.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved