Dua Kapal Induk AS di Laut China Selatan Target Empuk Rudal China

Senin, 06 Juli 2020 - 07:21 WIB
loading...
A A A
"Laut Cina Selatan sepenuhnya berada dalam genggaman Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China, dan setiap pergerakan kapal induk AS di kawasan itu semata-mata menyenangkan PLA, yang memiliki banyak pilihan senjata anti-kapal induk seperti rudal pembunuh kapal DF-21D dan DF-26," kata pakar Angkatan Laut yang berbasis di Beijing, Li Jie, yang dikutip media pemerintah China. (Baca juga: AS Kirim Dua Kapal Induk dan Kapal Perang ke Laut China Selatan )

Song Zhongping, seorang pakar militer China mengatakan kepada The Global Times pada hari Minggu (5/7/2020) bahwa langkah AS yang bertujuan untuk meningkatkan kehadiran militernya di Pasifik Barat dirancang untuk memamerkan hegemoni di wilayah tersebut tidak tergoyahkan dan meningkatkan kepercayaan diri untuk sekutu regionalnya.

"AS juga berusaha menghalangi gerakan PLA di Laut China Selatan dan pada pertanyaan Taiwan," kata Song yang juga dilansir Mail Online.

Menurut para analis tersebut, AS telah memainkan kartu Hong Kong-nya untuk menahan perkembangan China selama beberapa tahun terakhir, tetapi setelah undang-undang keamanan nasional untuk Hong Kong mulai berlaku pada hari Selasa pekan lalu, sangat disadari bahwa Amerika telah kehilangan kartu tersebut, sehingga Amerika telah mengalihkan fokusnya ke Laut China Selatan dan Taiwan, di mana militer mungkin memainkan peran penting.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Trump Hentikan Seluruh...
Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?
Rekomendasi
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Berita Terkini
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved