Peaky Blinders Gangster Inggris Legendaris yang Tampil Modis

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 15:10 WIB
loading...
Peaky Blinders Gangster...
Peaky Blinders Gangster Inggris Legendaris yang Tampil Modis. FOTO/The Culture Trip
A A A
LONDON - Peaky Blinders merupakan sebuah geng kriminal yang berbasis di Birmingham, Inggris yang lahir sejak tahun 1800-an dan beroperasi hingga tahun 1910-an.

Mereka selalu bergerak selama masa perang dunia pertama sebelum akhirnya geng tersebut dibubarkan dengan sebagian anggotanya bergabung kembali ke dalam geng terkenal yang merupakan keturunan dari Irlandia.

Baca: Buru Gangster di Bogor, Polisi Gelar Patroli Skala Besar Setiap Hari

Anggota dari The Peaky Blinders merupakan para penjahat dengan usia 12 hingga 30 tahun dengan latar belakang kelas bawah hingga menengah. Jumlah mereka saat itu mencapai 1000 yang berfluktuasi secara luas dengan aliansi dan tergabung.

Mereka sering kali melakukan tindakan kriminal seperti perampokan, pemerasan, taruhan ilegal, pembunuhan, pemerkosaan, penyuapan, pembajakan, penipuan, penyerangan dan pengendalian perjudian.

Gangster ini sangat terkenal dengan tindakan kekerasan nya. Tidak hanya kekerasan yang dilakukan pada geng saingannya tetapi juga pada warga sipil dan polisi yang tidak bersalah.

Kehadiran geng legendaris The Peaky Blinders ini karena kondisi ekonomi di Inggris yang sangat buruk pada saat itu. Selera berpakaian para gangster ini berbeda, mereka yang merupakan gangster asli sering memakai topi datar, syal sutra, sepatu boot kulit, celana panjang dengan potongan lonceng, mantel kerah, rompi berkancing, dan jaket khusus dengan warna hitam yang membuat mereka terlihat lebih modis.

Baca: Ngeri! Gerombolan Gangster Bawa Sajam Pamer Kekuatan di Bekasi

Nama geng Peaky Blinders pun juga merupakan hasil dari inspirasi gangster ini pada geng yang hadir lebih dulu di Birmingham. Nama mereka berasal sebuah praktik ketika anggotanya akan menjahit sebuah pisau silet di puncak topi datar miliknya.

Sementara menurut The Birmingham Mail yang merupakan perusahaan surat kabar di Birmingham mengatakan bahwa kata Blinder dulunya adalah bahasa gaul di Birmingham yang menggambarkan sosok para pria dengan pakaiannya yang modis.

Peaky Blinders memiliki sosok anggota terkuat bernama Kevin Mooney yang memiliki nama asli Thomas Gilbert. Lalu sosok anggota terkemuka lainnya ada David Taylor, Earnest Haynes, Stephen McNickle dan Harry Fowles.

Harry Fowles merupakan sosok yang dikenal dengan Baby Faced Harry yang kemudian ditangkap di usianya ke-19 karena ketahuan mencuri sepeda pada Oktober 1904. Sementara McNickle dan Haynes ikut tertangkap juga pada waktu yang sama ketika ketahuan mencuri sepeda dan invasi rumah.

Baca: 4 Gangster Paling Berbahaya di Amerika Serikat

Dalam pertarungan mereka selalu memanfaatkan topi datar mereka yang tertanam pisau silet untuk memotong wajah, mata dan dahi para musuhnya.

Namun tidak hanya pisau silet yang mereka gunakan, mereka juga menggunakan ikat pinggang, sepatu bot dengan ujung logam, setrika api dan tongkat sebagai senjata mereka ketika bertarung.

Selama hampir satu dekade mereka beroperasi dan berkembang sehingga menarik perhatian geng besar di Birmingham, Birmingham Boys. Peaky Blinders kemudian menjauhkan diri dari kota Birmingham ke pedesaan. Hingga pada 1920 nama mereka mulai menghilang dan nama Peaky Blinders digambarkan Birmingham sebagai kekerasan pemuda jalanan.

Pada 2013 Peaky Blinders kemudian dijadikan sebuah serial drama televisi BBC yang menceritakan cerita fiksi dimana Peaky Blinders akan bertarung dengan geng Birmingham Boys dan Sabini.

Sumber:
https://gatsbyflappergirl.com/what-is-a-peaky-blinder/
https://www.the-sun.com/entertainment/tv/2571720/peaky-blinders-mean-true-story/
https://en.wikipedia.org/wiki/Peaky_Blinders

MG/Ni Made Susilawati
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved