Hamil, Remaja India Dibakar Ibu dan Terduga Pemerkosanya
Rabu, 12 Oktober 2022 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
India telah lama bergulat dengan epidemi kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan di negara yang sangat patriarki itu. Dan para juru kampanye mengatakan dugaan keterlibatan seorang wanita dalam kasus terbaru ini menunjukkan skala misogini yang terinternalisasi di masyarakat.
“Aku sudah mati rasa dengan cerita seperti ini. Ada kurangnya empati di negara kita,” kata Yogita Bhayana, seorang aktivis anti-perkosaan dari New Delhi.
“Selama bertahun-tahun, kami telah mencoba untuk mengubah banyak hal. Kasus ini menunjukkan kegagalan sistem kami. Gadis itu seharusnya dibantu,” imbuhnya.
Distrik di negara bagian terpadat di India, Uttar Pradesh, adalah target utama kampanye “Beti Bachao Beti Padhao” (Selamatkan Gadis, Didiklah Gadis) Perdana Menteri Narendra Modi, yang bertujuan untuk meningkatkan kesetaraan gender di negara tersebut.
Tindakan kekerasan brutal sering menjadi berita utama di Uttar Pradesh.
Pada Desember 2019, seorang wanita meninggal di negara bagian itu setelah dia dibakar ketika dia melakukan perjalanan untuk bersaksi di persidangan dua pria yang dituduh memperkosanya.
Tahun berikutnya, seorang wanita berusia 19 tahun dari komunitas Dalit – strata terendah dalam sistem kasta India – meninggal setelah dia diduga diperkosa dan dicekik oleh pria kasta atas, dalam kasus yang menyoroti perjuangan yang dihadapi oleh komunitas minoritas.
Baca: Bocah Lelaki 12 Tahun Kritis setelah Diperkosa Beramai-ramai di New Delhi
“Aku sudah mati rasa dengan cerita seperti ini. Ada kurangnya empati di negara kita,” kata Yogita Bhayana, seorang aktivis anti-perkosaan dari New Delhi.
“Selama bertahun-tahun, kami telah mencoba untuk mengubah banyak hal. Kasus ini menunjukkan kegagalan sistem kami. Gadis itu seharusnya dibantu,” imbuhnya.
Distrik di negara bagian terpadat di India, Uttar Pradesh, adalah target utama kampanye “Beti Bachao Beti Padhao” (Selamatkan Gadis, Didiklah Gadis) Perdana Menteri Narendra Modi, yang bertujuan untuk meningkatkan kesetaraan gender di negara tersebut.
Tindakan kekerasan brutal sering menjadi berita utama di Uttar Pradesh.
Pada Desember 2019, seorang wanita meninggal di negara bagian itu setelah dia dibakar ketika dia melakukan perjalanan untuk bersaksi di persidangan dua pria yang dituduh memperkosanya.
Tahun berikutnya, seorang wanita berusia 19 tahun dari komunitas Dalit – strata terendah dalam sistem kasta India – meninggal setelah dia diduga diperkosa dan dicekik oleh pria kasta atas, dalam kasus yang menyoroti perjuangan yang dihadapi oleh komunitas minoritas.
Baca: Bocah Lelaki 12 Tahun Kritis setelah Diperkosa Beramai-ramai di New Delhi
Lihat Juga :