Digempur Rusia, Zelensky Minta Negara G7 Pasok Sistem Pertahanan Udara

Selasa, 11 Oktober 2022 - 21:17 WIB
loading...
Digempur Rusia, Zelensky...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta negara G7 pasok sistem pertahanan udara setelah digempur oleh Rusia. Foto/Channel News Asia
A A A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta para pemimpin kelompok negara-negara G7 untuk segera memasok Ukraina dengan senjata pertahanan udara. Itu dilakukannya setelah Rusia menghujani kota-kota Ukraina dengan rudal jelajah dalam eskalasi perang terbaru.

Dalam pidato video semalam dari lokasi salah satu serangan di Kiev, Zelensky berjanji bahwa Ukraina akan terus berperang.

"Kami akan melakukan segalanya untuk memperkuat angkatan bersenjata kami. Kami akan membuat medan perang lebih menyakitkan bagi musuh," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (11/10/2022).

Baca: Ibu Kota Ukraina Dihujani Rudal, Vladimir Putin Balas Dendam?

Para pemimpin G7 diperkirakan akan mengeluarkan peringatan kepada Belarusia, sekutu dekat Moskow, setelah Minsk pada Senin kemarin mengatakan pihaknya mengerahkan tentara dengan pasukan Rusia di dekat Ukraina. Itu dilakukan sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya sebagai ancaman dari Kiev dan sekutu Baratnya.

Menteri Luar Negeri Prancis Catherine Colonna kepada radio Prancis mengatakan Belarusia, yang pasukannya belum menyeberang ke Ukraina, dapat menghadapi lebih banyak sanksi jika terlibat lebih jauh.

Serangan rudal Rusia menewaskan setidaknya satu orang di kota tenggara Zaporizhzhia dan membuat sebagian kota Lviv di bagian barat tanpa aliran listrik, kata pejabat setempat. Sirene serangan udara sebelumnya meraung di seluruh Ukraina untuk hari kedua.

Baca: Kiev Tuding Rusia Luncurkan 75 Rudal ke Ukraina dalam Sehari

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dia memerintahkan serangan itu sebagai balas dendam atas ledakan yang merusak jembatan Rusia ke Crimea yang dicaplok.

Kiev dan sekutunya mengutuk serangan itu, yang terutama menghantam infrastruktur sipil seperti pembangkit listrik tetapi juga mendarat di taman, lokasi wisata dan jalan-jalan jam sibuk yang sibuk.

Rusia telah mencaplok wilayah baru Ukraina, memobilisasi ratusan ribu orang untuk berperang dan berulang kali mengancam akan menggunakan senjata nuklir dalam beberapa pekan terakhir, menyebarkan peringatan di Barat. Seorang diplomat Eropa mengatakan aliansi pertahanan NATO sedang mempertimbangkan untuk mengadakan pertemuan puncak virtual untuk mempertimbangkan tanggapannya.

Baca: Rudal-rudal Rusia Melintasi Wilayah Udara Moldova sebelum Hantam Ukraina

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Tok! Kakek 61 Tahun...
Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria
Rekomendasi
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved