3 Jet Tempur Rusia yang Pernah Digunakan Membombardir Pemberontak Suriah

Senin, 10 Oktober 2022 - 16:30 WIB
loading...
3 Jet Tempur Rusia yang...
Jet tempur Su-24 menjadi salah satu andalan Rusia di Suriah. Foto/wikipedia
A A A
MOSKOW - Rusia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekuatan militer yang mumpuni. Tak kalah dengan para rivalnya, Moskow terus mengembangkan dan merancang alat tempur canggih dengan kemampuan menakjubkan.

Dalam riwayatnya, Rusia juga dikenal kerap terlibat konflik dengan negara lain. Tak hanya berperang secara langsung, terkadang mereka juga melakukan intervensi militer, termasuk saat terjadi perang saudara di Suriah.

Dikutip dari laman The New Yorker, pada September 2015 Vladimir Putin resmi memerintahkan pasukannya untuk campur tangan dalam konflik Suriah untuk membela rezim Presiden Bashar al-Assad.

Tak hanya menekan para pemberontak yang didukung negara-negara Barat, Rusia juga memberikan sejumlah persenjataan, termasuk menerjunkan beberapa jet tempur canggih yang dimilikinya.

Berikut tiga jet tempur Rusia yang pernah digunakan untuk membombardir para pemberontak di Suriah.

1. Su-34

Sukhoi Su-34 merupakan salah satu jet tempur Rusia terkuat yang dilengkapi fitur modern. Dikutip dari laman The International Interest, pada upaya reparasi dan modernisasi menyeluruh, jet tempur ini menerima kontrol onboard digital, sistem navigasi lebih ramping, hingga kemampuan penanggulangan elektronik (ECM) yang ditingkatkan.

3 Jet Tempur Rusia yang Pernah Digunakan Membombardir Pemberontak Suriah


Su-34 dianggap sebagai jet tempur berteknologi canggih yang dikerahkan Rusia selama perang saudara di Suriah.

Formasi Su-34 menyergap posisi pemberontak dengan bom berpemandu. Sedangkan untuk tipe yang dilengkapi rudal udara digunakan untuk berpatroli di wilayah udara Suriah.

2. Su-35

Berikutnya ada Sukhoi Su-35. Angkatan Udara Rusia pertama kali menerjunkan jet tempur ini di Suriah pada awal tahun 2016.

3 Jet Tempur Rusia yang Pernah Digunakan Membombardir Pemberontak Suriah


Dikutip dari laman Military Watch Magazine, kala itu tujuan pengerahan pesawat ini adalah sebagai untuk mendukung keamanan anti-pesawat di wilayah sekitar.

Dalam misi tersebut, Su-35 dibekali rudal udara yang dipandu radar aktif R-77. Lebih lanjut, pengerahan jet tempur canggih ini juga digunakan untuk menghadapi F-16 Fighting Falcons milik Turki.

Dalam hal ini, tugas Su-35 adalah mencegah jet tempur Turki menyerang militer Suriah ataupun memberi bala bantuan kepada oposisi. Hal ini menjadi salah satu bentuk intervensi militer Rusia dalam perang Suriah.

3. Su-24

Jet Rusia Su-24 menjadi salah satu alat tempur yang pernah digunakan di Suriah. Dikutip dari laman Military Watch Magazine, sejak produksi tahun 1967, Su-24 menjadi andalan sebagai pesawat pemboman ringan Moskow.

3 Jet Tempur Rusia yang Pernah Digunakan Membombardir Pemberontak Suriah


Bahkan, ketika pengenalan Su-34 pada tahun 2014, jet tempur ini masih menjadi yang paling canggih.

Mampu menyerang hingga 400 mil dari targetnya, Su-24 diketahui melebihi kemampuan F-15E buatan Amerika Serikat dalam berbagai hal.

Lebih lanjut, dengan harga yang relatif terjangkau, jet tempur Su-24 ini bisa diterjunkan dalam jumlah besar oleh negara-negara kecil yang kekurangan dana.

Sebagai contoh, saat diterjunkan di Suriah, saat itu pamor Su-24 kalah dengan Su-34 dan Su-35 yang lebih menarik perhatian media.

Padahal, kala itu sekitar 12 unit Su-24 mampu melakukan sebagian besar serangan udara dan berhasil membuktikan kemampuannya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved