Mengenal Hizbullah, Ormas Asal Lebanon yang Pernah Hancurkan Israel
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 23:37 WIB
loading...
A
A
A
Pada 12 Juli hingga 14 Agustus 2006, terjadi konflik antara Israel dan Hizbullah yang mengakibatkan invasi pasukan Israel ke Lebanon dengan tujuan menekan serangan Hizbullah di pemukiman Israel.
Baca: Israel: Serangan Hizbullah di Ladang Gas dapat Picu Perang
Pelaku bom bunuh diri pada dasarnya bertujuan untuk mengusir Israel dari zona penyangga mereka di Lebanon selatan. Serangan roket ke pemukiman Israel sering kali tidak akurat dan mengkhawatirkan bagi mereka yang tinggal di sana.
Namun, masalah terakhir datang ketika Hizbullah menyerang patroli Israel pada 12 Juli 2006, yang mana menewaskan tiga tentara dan kabarnya menculik dua buah tentaranya (yang mungkin tewas dalam penyergapan). Lima tentara lagi tewas dalam upaya penyelamatan yang gagal.
Israel akhirnya memberlakukan blokade angkatan laut besar di Lebanon, menargetkan serangan udara terhadap institusi dan rumah warga yang terkait dengan Hizbullah, dan memajukan pasukan darat untuk menghancurkan posisi mereka di Lebanon selatan.
Namun, terlepas dari kehancuran akibat peluncur rudal, skala serangan roket Hizbullah meningkat. Tentara Hizbullah bertekad untuk membuktikan bahwa teknologi Israel tidak mampu untuk menaklukan mereka.
Baca: Israel: Serangan Hizbullah di Ladang Gas dapat Picu Perang
Pelaku bom bunuh diri pada dasarnya bertujuan untuk mengusir Israel dari zona penyangga mereka di Lebanon selatan. Serangan roket ke pemukiman Israel sering kali tidak akurat dan mengkhawatirkan bagi mereka yang tinggal di sana.
Namun, masalah terakhir datang ketika Hizbullah menyerang patroli Israel pada 12 Juli 2006, yang mana menewaskan tiga tentara dan kabarnya menculik dua buah tentaranya (yang mungkin tewas dalam penyergapan). Lima tentara lagi tewas dalam upaya penyelamatan yang gagal.
Israel akhirnya memberlakukan blokade angkatan laut besar di Lebanon, menargetkan serangan udara terhadap institusi dan rumah warga yang terkait dengan Hizbullah, dan memajukan pasukan darat untuk menghancurkan posisi mereka di Lebanon selatan.
Namun, terlepas dari kehancuran akibat peluncur rudal, skala serangan roket Hizbullah meningkat. Tentara Hizbullah bertekad untuk membuktikan bahwa teknologi Israel tidak mampu untuk menaklukan mereka.
Lihat Juga :