Perang Nuklir Membayangi, Ini 9 Ledakan Senjata Nuklir Paling Kuat
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Pada tanggal 5 Mei 1954, senjata nuklir lain diledakkan di sebuah tongkang di samping Bikini Atoll. Tes "Castle Yankee" menghasilkan hasil 13,5 megaton. Ini adalah senjata nuklir paling kuat keenam yang pernah diledakkan dalam sejarah, sekitar 900 kali lebih kuat daripada yang dijatuhkan di Hiroshima. Pada tahun-tahun berikutnya, tekanan global akan meningkat agar larangan uji coba nuklir diberlakukan.
Bikini Atoll adalah terumbu karang yang mengelilingi laguna. Sebelum uji coba nuklir, orang tinggal di atol. Populasi telah hilangkan sebelum tes dan tidak pernah dapat kembali karena atol masih terkontaminasi dengan sisa-sisa radioaktif.
7. UJI 123
Pada 23 Oktober 1961, Uni Soviet menjatuhkan bom 12,5 megaton di kepulauan Novaya Zemlya, sekitar 830 kali lebih kuat dari bom Hiroshima. Ini adalah senjata nuklir paling kuat ketujuh yang diledakkan dalam sejarah. Dikenal sebagai "Tes 123," bom itu adalah awal dari "Tsar Bomba," yang akan dijatuhkan di area yang sama hanya seminggu kemudian.
Menurut sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1996 di jurnal Polar Geography, kepulauan ini memiliki populasi kecil sebelum uji coba nuklir dengan berburu menjadi penghidupannya.
8. CASTLE ROMEO
Pada tanggal 26 Maret 1954, sebuah senjata nuklir diledakkan di sebuah tongkang di Bikini Atoll. Ledakan ini menghasilkan ledakan nuklir 11 megaton yang sekitar 730 kali lebih kuat dari bom Hiroshima. Dengan nama sandi "Castle Romeo", tes itu dilakukan hanya beberapa minggu setelah tes Castle Bravo yang menyebarkan dampak radioaktif di seluruh Kepulauan Marshall.
Baca: Mengerikan! 90 Juta Orang Bakal Jadi Korban Jika Perang Nuklir AS-Rusia Pecah
Menurut Nukemap, senjata nuklir dengan intensitas ledakan di atas Central Park Kota New York akan menghasilkan bola api yang akan menutupi taman dan gelombang radiasi panas yang intens yang akan meluas hingga ke Port Chester.
9. IVY MIKE
Pada 1 November 1952, "Ivy Mike" atau "Mike," akan menjadi senjata termonuklir pertama (bom hidrogen) yang diledakkan sepenuhnya, menghasilkan ledakan 10,4 megaton, sekitar 690 kali ukuran bom Hiroshima. Bom itu diledakkan di permukaan atol Enewetak di Kepulauan Marshall. Pada saat diledakkan, Perang Korea sedang berkecamuk dan perlombaan senjata nuklir telah berkembang antara AS dan Uni Soviet.
Pengembangkan bom hidrogen menjadi bahan perdebatan dalam pemerintahan Truman, dengan beberapa pejabat menentangnya dan yang lain mendorongnya. Sebuah artikel di situs web Atomic Heritage Foundation mencatat presiden Truman akhirnya memutuskan untuk mengembangkannya.
Bikini Atoll adalah terumbu karang yang mengelilingi laguna. Sebelum uji coba nuklir, orang tinggal di atol. Populasi telah hilangkan sebelum tes dan tidak pernah dapat kembali karena atol masih terkontaminasi dengan sisa-sisa radioaktif.
7. UJI 123
Pada 23 Oktober 1961, Uni Soviet menjatuhkan bom 12,5 megaton di kepulauan Novaya Zemlya, sekitar 830 kali lebih kuat dari bom Hiroshima. Ini adalah senjata nuklir paling kuat ketujuh yang diledakkan dalam sejarah. Dikenal sebagai "Tes 123," bom itu adalah awal dari "Tsar Bomba," yang akan dijatuhkan di area yang sama hanya seminggu kemudian.
Menurut sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1996 di jurnal Polar Geography, kepulauan ini memiliki populasi kecil sebelum uji coba nuklir dengan berburu menjadi penghidupannya.
8. CASTLE ROMEO
Pada tanggal 26 Maret 1954, sebuah senjata nuklir diledakkan di sebuah tongkang di Bikini Atoll. Ledakan ini menghasilkan ledakan nuklir 11 megaton yang sekitar 730 kali lebih kuat dari bom Hiroshima. Dengan nama sandi "Castle Romeo", tes itu dilakukan hanya beberapa minggu setelah tes Castle Bravo yang menyebarkan dampak radioaktif di seluruh Kepulauan Marshall.
Baca: Mengerikan! 90 Juta Orang Bakal Jadi Korban Jika Perang Nuklir AS-Rusia Pecah
Menurut Nukemap, senjata nuklir dengan intensitas ledakan di atas Central Park Kota New York akan menghasilkan bola api yang akan menutupi taman dan gelombang radiasi panas yang intens yang akan meluas hingga ke Port Chester.
9. IVY MIKE
Pada 1 November 1952, "Ivy Mike" atau "Mike," akan menjadi senjata termonuklir pertama (bom hidrogen) yang diledakkan sepenuhnya, menghasilkan ledakan 10,4 megaton, sekitar 690 kali ukuran bom Hiroshima. Bom itu diledakkan di permukaan atol Enewetak di Kepulauan Marshall. Pada saat diledakkan, Perang Korea sedang berkecamuk dan perlombaan senjata nuklir telah berkembang antara AS dan Uni Soviet.
Pengembangkan bom hidrogen menjadi bahan perdebatan dalam pemerintahan Truman, dengan beberapa pejabat menentangnya dan yang lain mendorongnya. Sebuah artikel di situs web Atomic Heritage Foundation mencatat presiden Truman akhirnya memutuskan untuk mengembangkannya.
(ian)
Lihat Juga :