Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan Massal di Thailand

Kamis, 06 Oktober 2022 - 23:06 WIB
loading...
Tidak Ada WNI Jadi Korban...
Sebanyak 38 tewas, 22 diantaranya anak-anak, dalam penembakan massal di sebuah pusat penitipan anak di Thailand. Foto/CBC
A A A
JAKARTA - Aksi penembakan massal mengguncang Thailand pada Kamis (6/10/2022). Dalam insiden itu setidaknya 38 orang tewas. Terkait hal tersebut Kementrian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan hingga saat ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban.

"KBRI di Bangkok telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Thailand serta berkomunikasi dengan simpul masyarakat WNI, hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban peristiwa penembakan di Distrik Nong Bua, Propinsi Lamphu Thailand," kata Kemlu dalam pernyataan tertulisnya.

Saat ini dilaporkan pihak kepolisian Thailand memburu seorang mantan polisi yang membunuh 38 orang dalam penembakan massal di pusat penitipan anak. Kebanyakan korban tewas adalah anak-anak.

“Para korban termasuk 22 anak-anak serta orang dewasa,” bunyi pernyataan polisi di awal kejadian.

Baca: Korban Tewas Penembakan Thailand Jadi 38 Orang, Pelaku Mantan Polisi Diburu

Media melaporkan pria bersenjata itu kemudian menembak dan bunuh diri. Meski demikian, laporan lain menyebut pelaku penembakan masih diburu.

Kolonel polisi Jakkapat Vijitraithaya dari provinsi Nong Bua Lam Phu mengatakan pria bersenjata itu, Panya Khamrab, pulang ke rumah dan membunuh istri dan anaknya setelah melaksanakan penembakan massal itu.

Perdana Menteri (PM) Thailand Prayut Chan-O-Cha pada Kamis memerintahkan penyelidikan setelah seorang mantan perwira polisi membunuh lebih dari 30 orang.

"Mengenai insiden mengerikan ini... Saya ingin menyampaikan kesedihan dan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga korban tewas dan terluka," tulis Prayut di halaman Facebook resminya.

Baca: 31 tewas dalam Penembakan Massal di Pusat Penitipan Anak Thailand

Dia menambahkan, kepala polisi nasional akan "mempercepat investigasi."

Penembakan massal jarang terjadi di Thailand meskipun tingkat kepemilikan senjata tinggi dibandingkan dengan beberapa negara lain di kawasan itu. Senjata ilegal banyak di negara itu.

Pada tahun 2020, seorang tentara yang marah atas kesepakatan properti yang memburuk menewaskan 29 orang dan melukai 57 orang lainnya dalam amukan yang membentang di empat lokasi.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Berita Terkini
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved