Memanas, AS Kirim Lagi Armada Penyerang Kapal Induk ke Korea Selatan

Kamis, 06 Oktober 2022 - 15:33 WIB
loading...
Memanas, AS Kirim Lagi...
Dari kanan, kapal induk kelas Nimitz USS Ronald Reagan (CVN 76), kapal perusak Angkatan Laut Jepang kelas Akizuki JS Teruzuki (DD 116) dan kapal perusak kelas Arleigh Burke USS Mustin (DDG 89) berlayar dalam formasi di Laut Filipina, 19 Juli 2020. Foto/RE
A A A
SEOUL - Militer Amerika Serikat (AS) menempatkan armada penyerang kapal induk di lepas pantai Korea Selatan (Korsel) sebagai pembalasan atas peluncuran rudal baru-baru ini oleh Korea Utara (Korut).

AS mengerahkan kembali unit angkatan laut yang kuat hanya beberapa pekan setelah kunjungan pertamanya dalam beberapa tahun.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengumumkan langkah tersebut pada Rabu (5/10/2022), dengan mengatakan armada tempur kapal induk Amerika yang dipimpin USS Ronald Reagan akan segera kembali ke Laut Timur.

“Penempatan kembali kelompok kapal induk di semenanjung Korea sangat tidak biasa dan menunjukkan tekad yang kuat dari aliansi Korsel-AS melawan provokasi dan ancaman Korea Utara berturut-turut,” ungkap militer Seoul.

Baca juga: Rudal Korea Selatan Jatuh dan Meledak Saat Latihan dengan AS

Menurut Korsel, mereka akan melanjutkan “kerja sama yang erat” dengan Amerika Serikat.

Kapal induk AS dan kapal pendukungnya mengunjungi perairan Korea Selatan bulan lalu dalam perjalanan pertama mereka ke semenanjung itu sejak 2018.

Mereka dikirim sebagai pembalasan atas uji coba rudal oleh Pyongyang awal pekan ini.

Rudal Korut melintasi Laut Timur sampai ke wilayah udara Jepang, memicu kecaman langsung dari Washington, Seoul dan Tokyo.

DPRK (Korut) menanggapi pengerahan itu dengan uji senjata lain, menembakkan dua rudal balistik jarak pendek pada Kamis pagi, menurut pejabat militer Korea Selatan.

Mereka mengatakan peluncuran itu berasal dari wilayah ibu kota Korea Utara dan dilakukan dalam jarak 22 menit, dengan satu proyektil menempuh jarak 350 kilometer dan yang lainnya 800 km.

Sementara mereka ditembakkan ke arah Jepang, rudal tidak mencapai zona ekonomi eksklusif negara itu.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara kemudian mengecam kembalinya kapal induk itu sebagai "ancaman serius terhadap stabilitas situasi di semenanjung Korea dan di sekitarnya."

Kemlu Korut menambahkan pihaknya sangat mengutuk setiap upaya pimpinan AS untuk menjatuhkan sanksi baru melalui PBB.

Korut telah melakukan rekor jumlah peluncuran rudal tahun ini, sebanyak enam kali dalam 14 hari terakhir.

Dikatakan bahwa uji coba pada hari Kamis adalah "penangkal yang adil" setelah beberapa putaran latihan militer bersama antara Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam beberapa pekan terakhir.

Korut telah berulang kali mengutuk latihan seperti itu sebagai latihan untuk invasi.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved