Iran Ancam Membalas Serangan Siber di Fasilitas Nuklir
Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
“Merespon serangan siber adalah bagian dari pertahanan negara. Jika terbukti negara kami menjadi target serangan siber, kami akan merespon,” papar kepala pertahanan sipil Iran Gholamreza Jalali.
Artikel yang dirilis kantor berita IRNA menyebut kemungkinan sabotase oleh musuh seperti Israel dan Amerika Serikat (AS), meski tak menuduh keduanya secara langsung.
“Sejauh ini Iran telah mencoba mencegah meningkatnya krisis dan kondisi dan situasi yang tak diprediksi. Tapi melanggar garis merah Republik Islam Iran oleh negara-negara musuh, terutama rezim Zionis dan AS, artinya strategi itu harus direvisi,” papar IRNA.
Tiga pejabat Iran yang berbicara dengan Reuters yakin kebakaran itu akibat serangan siber. Seorang pejabat menyatakan serangan itu menargetkan gedung perakitan sentrifugal. (Lihat Infografis: 8 Jalur Perdagangan Kuno Peradaban Manusia)
Dia menjelaskan, musuh-musuh Iran telah melancarkan aksi serupa di masa lalu. Pada 2010, virus komputer Stuxnet yang diyakini dikembangkan AS dan Israel, ditemukan setelah digunakan untuk menyerang fasilitas Natanz. (Lihat Video: Wisuda Drive Thru, Wisudawan Gunakan Andong Hingga Mobil Listrik)
Artikel yang dirilis kantor berita IRNA menyebut kemungkinan sabotase oleh musuh seperti Israel dan Amerika Serikat (AS), meski tak menuduh keduanya secara langsung.
“Sejauh ini Iran telah mencoba mencegah meningkatnya krisis dan kondisi dan situasi yang tak diprediksi. Tapi melanggar garis merah Republik Islam Iran oleh negara-negara musuh, terutama rezim Zionis dan AS, artinya strategi itu harus direvisi,” papar IRNA.
Tiga pejabat Iran yang berbicara dengan Reuters yakin kebakaran itu akibat serangan siber. Seorang pejabat menyatakan serangan itu menargetkan gedung perakitan sentrifugal. (Lihat Infografis: 8 Jalur Perdagangan Kuno Peradaban Manusia)
Dia menjelaskan, musuh-musuh Iran telah melancarkan aksi serupa di masa lalu. Pada 2010, virus komputer Stuxnet yang diyakini dikembangkan AS dan Israel, ditemukan setelah digunakan untuk menyerang fasilitas Natanz. (Lihat Video: Wisuda Drive Thru, Wisudawan Gunakan Andong Hingga Mobil Listrik)
(sya)
Lihat Juga :