Rusia Tak akan Panggil Wanita untuk Mobilisasi Pasukan Cadangan

Minggu, 02 Oktober 2022 - 06:15 WIB
loading...
Rusia Tak akan Panggil Wanita untuk Mobilisasi Pasukan Cadangan
Tentara wanita Rusia berbaris saat parade. Foto/tass
A A A
MOSKOW - Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergey Shoigu menyatakan perempuan tidak akan dipanggil sebagai bagian dari mobilisasi parsial Rusia.

Pernyataan itu diungkapkan pada Sabtu (1/10/2022) di tengah pertempuran yang masih terjadi di Ukraina.

"Tidak. Dan tidak ada rencana seperti itu untuk masa depan. Kami tidak akan memanggil wanita," ujar Shoigu, ketika ditanya pertanyaan terkait.

Baca juga: Konsulat Rusia di New York Dirusak, Lihat Videonya

Keputusan Rusia mengerahkan pasukan cadangan muncul beberapa hari sebelum referendum di 4 wilayah Ukraina diselenggarakan.

Hasil referendum menunjukkan mayoritas warga memilih menggabungkan wilayah dengan Rusia.

Penggabungan wilayah itu telah secara resmi disetujui Presiden Rusia Vladimir Putin. Meski demikian, Ukraina dan negara-negara Barat menentang langkah tersebut.

Barat menganggap penggabungan wilayah itu sebagai tindakan ilegal. Meski demikian, Rusia bersikeras melanjutkan pencaplokan wilayah tersebut.

(sya)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1873 seconds (10.55#12.26)