Media Belanda: Uskup Belo Peraih Nobel Perdamaian Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Anak

Kamis, 29 September 2022 - 10:47 WIB
loading...
A A A
De Groene Amsterdammer telahmenghubungi Uskup Belountuk minta tanggapan atas tuduhan para korban, namun dia bergegas menutup teleponnya.

Paulo mengatakan Uskup Belo menyalahgunakan posisi kekuasaannya atas anak laki-laki yang hidup dalam kemiskinan ekstrem.

"Dia tahu bahwa anak laki-laki tidak punya uang. Jadi ketika dia mengundang Anda, Anda datang dan memberi Anda sejumlah uang. Tapi sementara itu Anda adalah korban. Begitulah cara dia melakukannya," jelas Paulo.

Paulo mengatakan tidak mungkin mengungkapkan apa yang terjadi di kamar Uskup Belo.

"Kami takut membicarakannya. Kami takut untuk menyampaikan informasi. Seperti saya, tentang kisah buruk saya dengan Uskup Belo."

Gereja Katolik sangat dihormati di antara orang-orang di Timor Leste, atas peran religiusnya dan sebagai lembaga yang membantu orang dan menawarkan perlindungan.

Menurut Roberto, jika tuduhan terhadap Belo dipublikasikan, itu akan menghebohkan negara tersebut dan merusak perjuangan kemerdekaan.

Masih sulit bagi orang untuk berbicara tentang dugaan kejahatan seksual Belo, dari ketakutan akan stigmatisasi, pengucilan, ancaman dan kekerasan.

Paulo ingin melupakan dan mengubur pikirannya tentang pelecehan seksual. Tetapi ketika dia menyukai seorang gadis, pengalamannya muncul.

"Saya sudah memiliki hal negatif dalam pikiran saya. Dengan cara itu, seperti yang dilakukan uskup kepada kami, itu tidak baik," katanya.

Dari investigasi yang dilakukan De Groene Amsterdammer ternyata Uskup Belo memiliki korban yang lebih banyak. Media Belana itu telah berbicara dengan 20 orang yang mengetahui kasus tersebut: pejabat tinggi, pejabat pemerintah, politisi, pekerja LSM, orang-orang dari gereja dan para profesional.

Lebih dari separuh dari mereka secara pribadi mengenal seorang korban, sementara yang lain tahu tentang kasus tersebut dan sebagian besar membahasnya di tempat kerja.

Media itu juga berbicara dengan korban lain yang tidak mau menceritakan kisah mereka di media. Paulo dan Roberto sama-sama mengenal sesama penyintas.

“Saya mengetahuinya dari beberapa sepupu saya. Saya mengetahuinya dari beberapa teman saya," kata Paulo. "Mereka pergi ke rumahnya, hanya untuk mendapatkan uang."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Ngeri! Kebakaran Pabrik...
Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas
Rekomendasi
Mbappe Tembus 20 Gol,...
Mbappe Tembus 20 Gol, Deretan Rekor Warnai Kemenangan Prancis
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
Microdrama Lagi Viral,...
Microdrama Lagi Viral, Judul You Light Up My World Wajib Ditonton di V+Short
Berita Terkini
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Infografis
Kasus Pelecehan Seksual...
Kasus Pelecehan Seksual Anak Viral di IG Hotman Paris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved