4 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Mematikan Israel di Tepi Barat
Rabu, 28 September 2022 - 22:43 WIB
loading...
A
A
A
Tiga pria lainnya yang tewas diidentifikasi oleh pejabat kesehatan Palestina sebagai Mohammad Alouna, Ahmad Nazmi Alawneh dan Muhammad Abu Na'aseh.
"Pasukan tentara yang besar menyerbut Jenin dan kamp pengungsi pagi ini, menembak ke segala arah dan menembakkan tabung gas air mata sambil mengepung dan menembaki sebuah rumah milik Fathi Hazem, ayah dari Raed dan Abed," menurut kantor berita Palestina, WAFA.
Video dari Jenin menunjukkan beberapa kendaraan militer lapis baja Israel melaju melalui Jenin serta api dan asap besar keluar dari sebuah rumah. Sebuah video keamanan muncul untuk menunjukkan sekelompok warga Palestina bersenjata menembak ke arah jalan. Satu kemudian ditembak di kepala dan jatuh ke tanah. Wartawan lokal telah mengidentifikasi pria itu sebagai Alawneh.
Bentrokan masih berlangsung hingga Rabu siang waktu setempat.
“Pendudukan Israel terus mempermainkan kehidupan rakyat Palestina kami, dan merusak keamanan dan stabilitas dengan melanjutkan kebijakan eskalasinya,” kata juru bicara kepresidenan Otoritas Palestina Nabil Abu Rudeineh dalam sebuah pernyataan.
Baca: Menlu Retno Sebut Gerakan Non-Blok Berutang Memerdekakan Palestina
"Pasukan tentara yang besar menyerbut Jenin dan kamp pengungsi pagi ini, menembak ke segala arah dan menembakkan tabung gas air mata sambil mengepung dan menembaki sebuah rumah milik Fathi Hazem, ayah dari Raed dan Abed," menurut kantor berita Palestina, WAFA.
Video dari Jenin menunjukkan beberapa kendaraan militer lapis baja Israel melaju melalui Jenin serta api dan asap besar keluar dari sebuah rumah. Sebuah video keamanan muncul untuk menunjukkan sekelompok warga Palestina bersenjata menembak ke arah jalan. Satu kemudian ditembak di kepala dan jatuh ke tanah. Wartawan lokal telah mengidentifikasi pria itu sebagai Alawneh.
Bentrokan masih berlangsung hingga Rabu siang waktu setempat.
“Pendudukan Israel terus mempermainkan kehidupan rakyat Palestina kami, dan merusak keamanan dan stabilitas dengan melanjutkan kebijakan eskalasinya,” kata juru bicara kepresidenan Otoritas Palestina Nabil Abu Rudeineh dalam sebuah pernyataan.
Baca: Menlu Retno Sebut Gerakan Non-Blok Berutang Memerdekakan Palestina
Lihat Juga :