CIA Peringatkan Jerman tentang Serangan Pipa Gas Nord Stream Beberapa Pekan Lalu
Rabu, 28 September 2022 - 13:43 WIB
loading...
A
A
A
“Mereka juga yakin bahwa hanya aktor negara yang bisa melakukan ini, menunjukkan penyelam atau kapal selam mini bisa memasang ranjau atau bahan peledak di jalur pipa,” tulis Spiegel.
Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 keduanya tiba-tiba kehilangan tekanan pada Senin. Pihak berwenang Denmark melaporkan kebocoran gas dari Bornholm, sementara seismolog Swedia mencatat beberapa ledakan.
Operator pipa mengkonfirmasi beberapa saluran gas mengalami kerusakan yang "belum pernah terjadi sebelumnya" dan tidak mungkin untuk memperkirakan kapan, atau jika, layanan dapat dipulihkan.
Pada Senin malam, pemerintah Jerman yakin pipa itu menjadi sasaran serangan yang disengaja, menurut harian Tagesspiegel.
Berlin sedang mempertimbangkan kemungkinan Ukraina atau "pasukan yang berafiliasi dengan Ukraina" bisa berada di belakangnya, tetapi juga operasi "bendera palsu" oleh Rusia untuk membuat Ukraina terlihat buruk dan mendorong harga energi UE lebih tinggi lagi.
Meski mengakui “gangguan permanen pasokan gas dari Rusia” akan menjadi kepentingan Ukraina, Der Spiegel mengatakan serangan semacam itu akan memiliki “kerugian politik yang besar” bagi Kiev.
Satu-satunya motif Moskow untuk meledakkan pipa, menurut majalah itu, adalah "menyalahkan pihak lain atas insiden itu."
Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 keduanya tiba-tiba kehilangan tekanan pada Senin. Pihak berwenang Denmark melaporkan kebocoran gas dari Bornholm, sementara seismolog Swedia mencatat beberapa ledakan.
Operator pipa mengkonfirmasi beberapa saluran gas mengalami kerusakan yang "belum pernah terjadi sebelumnya" dan tidak mungkin untuk memperkirakan kapan, atau jika, layanan dapat dipulihkan.
Pada Senin malam, pemerintah Jerman yakin pipa itu menjadi sasaran serangan yang disengaja, menurut harian Tagesspiegel.
Berlin sedang mempertimbangkan kemungkinan Ukraina atau "pasukan yang berafiliasi dengan Ukraina" bisa berada di belakangnya, tetapi juga operasi "bendera palsu" oleh Rusia untuk membuat Ukraina terlihat buruk dan mendorong harga energi UE lebih tinggi lagi.
Meski mengakui “gangguan permanen pasokan gas dari Rusia” akan menjadi kepentingan Ukraina, Der Spiegel mengatakan serangan semacam itu akan memiliki “kerugian politik yang besar” bagi Kiev.
Satu-satunya motif Moskow untuk meledakkan pipa, menurut majalah itu, adalah "menyalahkan pihak lain atas insiden itu."
Lihat Juga :