Ukraina Buat Keputusan tentang Mobilisasi Pasukan Tambahan Terkait Referendum Donbass
Selasa, 27 September 2022 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
Ukraina dan Jerman telah bersitegang atas penolakan Berlin memasok tank Leopard.
Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht menyatakan awal bulan ini, negaranya telah mencapai batasnya untuk memasok bantuan militer, dan tidak dapat memberikan lebih banyak senjata tanpa membahayakan keamanannya sendiri.
Jerman telah mengirimkan sistem rudal anti-pesawat Singer, tank senjata anti-pesawat Gerard, dan howitzer self-propelled Panzerhaubitze 2000 ke Ukraina.
Meski demikian, Kiev dan bahkan beberapa pejabat Jerman tidak puas dengan apa pun yang tak termasuk Leopard.
Referendum untuk bergabung dengan Rusia sedang berlangsung di wilayah timur Kherson dan Zaporozhye yang dikuasai Rusia serta republik Donbass independen Donetsk dan Lugansk. Moskow mengumumkan mobilisasi parsial pekan lalu.
Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht menyatakan awal bulan ini, negaranya telah mencapai batasnya untuk memasok bantuan militer, dan tidak dapat memberikan lebih banyak senjata tanpa membahayakan keamanannya sendiri.
Jerman telah mengirimkan sistem rudal anti-pesawat Singer, tank senjata anti-pesawat Gerard, dan howitzer self-propelled Panzerhaubitze 2000 ke Ukraina.
Meski demikian, Kiev dan bahkan beberapa pejabat Jerman tidak puas dengan apa pun yang tak termasuk Leopard.
Referendum untuk bergabung dengan Rusia sedang berlangsung di wilayah timur Kherson dan Zaporozhye yang dikuasai Rusia serta republik Donbass independen Donetsk dan Lugansk. Moskow mengumumkan mobilisasi parsial pekan lalu.
(sya)
Lihat Juga :