China Peringatkan Asing Tidak Intervensi Masalah Taiwan

Minggu, 25 September 2022 - 08:11 WIB
loading...
China Peringatkan Asing...
Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Foto/Nikkei
A A A
NEW YORK - Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan para pemimpin dunia terhadap campur tangan di Taiwan, mengatakan kepada PBB Beijing akan mengambil "langkah-langkah kuat" untuk mencegah dukungan luar untuk kemerdekaan pulau itu.

"Kita harus memerangi kegiatan separatis kemerdekaan Taiwan dengan tekad yang paling kuat dan mengambil langkah paling kuat untuk menentang campur tangan eksternal," kata diplomat top China itu dalam pidato di Sidang Umum PBB seperti dikutip dari Deutsche Welle, Minggu (25/9/2022).

Menurut Wang Yi, setiap langkah untuk menghalangi reunifikasi China pasti akan dihancurkan oleh roda sejarah.

Baca: Presiden Xi Jinping: Tentara China Harus Fokus Bersiap Hadapi Permusuhan Nyata

China mempertahankan klaimnya atas Taiwan, yang terpisah dari daratan setelah perang saudara pada tahun 1949 dan sekarang memiliki pemerintahan sendiri. Kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi baru-baru ini secara signifikan telah meningkatkan ketegangan antara Washington dan Beijing.

Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengadakan pembicaraan di sela-sela Sidang Umum PBB.

Awal pekan ini, Presiden AS Joe Biden telah mengatakan bahwa pasukan AS akan membela Taiwan jika terjadi invasi China. China menanggapi dengan mengatakan bahwa Washington seharusnya tidak mengirim "sinyal yang salah" berkaitan dengan kemerdekaan Taiwan.

Baca: China: AS Kirim 'Sinyal Berbahaya' ke Taiwan

"Hanya ketika China bersatu kembali sepenuhnya, perdamaian sejati dapat terjadi di seberang Selat Taiwan," kata Wang Yi.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah RRC adalah satu-satunya pemerintahan yang mewakili seluruh China, mengacu pada nama resmi China, Republik Rakyat China.

"Prinsip satu China telah menjadi norma dasar dalam hubungan internasional," tambahnya.

China secara teratur menekan setiap upaya di seluruh dunia, yang hanya menyiratkan bahwa Taiwan bisa menjadi negaranya sendiri. Misalnya, Taiwan harus bersaing sebagai "China Taipei" di Olimpiade.

Kekuatan pemerintah China daratan telah mengisolasi pemerintah di pulau itu, meskipun beberapa anggota PBB terus melakukan hubungan diplomatik dengan Taipei.

Baca: China Dituding Bersiap Rebut Taiwan pada 2027

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
Sejarah! Kongo Tundukkan...
Sejarah! Kongo Tundukkan Uzbekistan Lewat Laga Dramatis dan Tantang Inggris di 32 Besar
Berita Terkini
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved