Amnesty International Tuding Mesir Berupaya Tutupi Pelanggaran HAM
Kamis, 22 September 2022 - 23:20 WIB
loading...
Amnesty International Tuding Mesir Berupaya Tutupi Pelanggaran HAM. FOTO/Reuters
A
A
A
LONDON - Amnesty International menuduh Mesir berusaha menutupi satu dekade " pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang tak henti-hentinya" untuk meningkatkan posisi internasionalnya menjelang menjadi tuan rumah KTT iklim dunia.
Catatan HAM Mesir berada di bawah pengawasan intensif menjelang KTT global COP27 November di resor Laut Merah Sharm el-Sheikh. Puluhan kelompok HAM internasional telah meminta Mesir untuk mengakhiri tindakan kerasnya terhadap masyarakat sipil dan melindungi kebebasan berekspresi.
Baca: Dilanda Krisis, Israel Khawatir Presiden Mesir Sisi Terguling
Laporan 48 halaman yang dikeluarkan oleh Amnesty mendesak pemerintah Mesir untuk menerapkan perubahan dan menghentikan pelanggaran, mengutip tindakan keras tanpa henti terhadap perbedaan pendapat, pencabutan kebebasan pribadi dan penahanan massal setelah Presiden Abdel Fattah el-Sissi berkuasa pada 2013.
Kelompok hak asasi memperkirakan bahwa ribuan tahanan politik ditahan di penjara Mesir. "Masyarakat internasional harus menekan pihak berwenang Mesir untuk mengambil langkah-langkah yang berarti untuk mengakhiri siklus pelecehan dan impunitas," kata laporan itu, seperti dikutip dari AP, Rabu (21/9/2022).
Catatan HAM Mesir berada di bawah pengawasan intensif menjelang KTT global COP27 November di resor Laut Merah Sharm el-Sheikh. Puluhan kelompok HAM internasional telah meminta Mesir untuk mengakhiri tindakan kerasnya terhadap masyarakat sipil dan melindungi kebebasan berekspresi.
Baca: Dilanda Krisis, Israel Khawatir Presiden Mesir Sisi Terguling
Laporan 48 halaman yang dikeluarkan oleh Amnesty mendesak pemerintah Mesir untuk menerapkan perubahan dan menghentikan pelanggaran, mengutip tindakan keras tanpa henti terhadap perbedaan pendapat, pencabutan kebebasan pribadi dan penahanan massal setelah Presiden Abdel Fattah el-Sissi berkuasa pada 2013.
Kelompok hak asasi memperkirakan bahwa ribuan tahanan politik ditahan di penjara Mesir. "Masyarakat internasional harus menekan pihak berwenang Mesir untuk mengambil langkah-langkah yang berarti untuk mengakhiri siklus pelecehan dan impunitas," kata laporan itu, seperti dikutip dari AP, Rabu (21/9/2022).
Lihat Juga :