Khamenei Disindir karena Abaikan Protes Kematian Mahsa Amini: 'Pria Tua, Orang-orang Sudah Bangun'
Kamis, 22 September 2022 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Wartawan Iran lainnya, Behnam Gholipour, mengatakan Khamenei tidak membahas kerusuhan yang sedang berlangsung untuk melindungi Presiden Ebrahim Raisi, yang saat ini berada di New York untuk berpidato di Majelis Umum PBB.
"(Khamenei) tidak berbicara (tentang protes) agar Raisi tidak mendapat tekanan dari media, dan pidatonya di PBB tidak akan dikesampingkan," tulis Gholipour di Twitter.
"Setelah Raisi kembali dan jika protes berlanjut, (Khamenei) pasti akan mengambil sikap," ujarnya, seperti dikutip Al Alarabiya, Kamis (22/9/2022).
Protes pecah di banyak wilayah di Iran setelah Mahsa Amini, seorang wanita Kurdi Iran berusia 22 tahun, dinyatakan meninggal pada hari Jumat. Amini sebelumnya mengalami koma tak lama setelah dia ditahan oleh polisi moral karena dianggap berjilbab tidak pantas di Teheran pada 13 September.
Aktivis dan pengunjuk rasa mengatakan Amini dipukuli oleh petugas polisi saat ditahan, menyebabkan luka serius yang menyebabkan kematiannya. Namun, polisi membantah tuduhan tersebut.
"(Khamenei) tidak berbicara (tentang protes) agar Raisi tidak mendapat tekanan dari media, dan pidatonya di PBB tidak akan dikesampingkan," tulis Gholipour di Twitter.
"Setelah Raisi kembali dan jika protes berlanjut, (Khamenei) pasti akan mengambil sikap," ujarnya, seperti dikutip Al Alarabiya, Kamis (22/9/2022).
Protes pecah di banyak wilayah di Iran setelah Mahsa Amini, seorang wanita Kurdi Iran berusia 22 tahun, dinyatakan meninggal pada hari Jumat. Amini sebelumnya mengalami koma tak lama setelah dia ditahan oleh polisi moral karena dianggap berjilbab tidak pantas di Teheran pada 13 September.
Aktivis dan pengunjuk rasa mengatakan Amini dipukuli oleh petugas polisi saat ditahan, menyebabkan luka serius yang menyebabkan kematiannya. Namun, polisi membantah tuduhan tersebut.
(min)
Lihat Juga :