Apa yang Akan Terjadi Jika Putin Nekat Pencet Tombol Serangan Nuklir?

Kamis, 22 September 2022 - 14:59 WIB
loading...
A A A
Dengan kata lain, Putin bisa membuat jebakan—jika Ukraina melanjutkan serangan balasannya di wilayah pendudukan yang dinyatakan Moskow sebagai "wilayah Rusia" setelah referendum, maka itu bisa memberinya dalih untuk melakukan serangan nuklir.

Respons Barat

Para pemimpin Barat tampaknya tidak terlalu khawatir tentang prospek perang nuklir.

Tetapi jika hal yang tidak terpikirkan terjadi dan serangan nuklir Rusia diluncurkan ke Barat, maka mungkin akan ditanggapi dengan cara yang sama.

Perdana Menteri Inggris Liz Truss mengatakan dia "siap" untuk menekan tombol nuklir selama kampanye untuk kepemimpinan Partai Tory—bahkan jika, seperti yang dikatakan pewawancaranya, ini menyebabkan "pemusnahan global".

Tetapi tanggapan terhadap serangan nuklir skala kecil di wilayah Ukraina kurang jelas.

Kemungkinan besar akan dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang menolak untuk menguraikan secara rinci tanggapannya terhadap potensi serangan nuklir taktis atau senjata kimia dalam sebuah wawancara pekan lalu.

"Jangan, jangan, jangan," kata Biden ketika ditanya bagaimana dia akan bereaksi terhadap Putin yang menggunakan senjata semacam itu. "Itu akan mengubah wajah perang tidak seperti apa pun sejak Perang Dunia II."

Ketika didorong untuk perincian, dia menambahkan: "Anda pikir saya akan memberi tahu Anda jika saya tahu persis apa itu? Tentu saja saya tidak akan memberi tahu Anda. Itu akan menjadi konsekuensi. Mereka akan menjadi lebih paria di dunia dari sebelumnya dan sejauh mana apa yang mereka lakukan akan menentukan respons apa yang akan terjadi."

Jika radiasi dari bom nuklir di Ukraina menyebar ke sekutu NATO di Eropa seperti Polandia, ini bisa memicu Pasal 5 dari perjanjian pertahanan NATO—yang akan melihat Inggris, Amerika Serikat dan sekutu mereka datang ke pertahanan Polandia. Bagaimana ini
akan terjadi juga masih belum jelas.

Respons dari Sekutu Rusia

Pernyataan baru-baru ini dari China dan India, dua sekutu yang awalnya tetap netral dalam perang Putin, menunjukkan bahwa negara-negara tersebut sekarang menjauhkan diri dari konflik. Ini menunjukkan bahwa mereka hampir tidak ingin melihat eskalasi besar lainnya dari Putin.

China pada hari Rabu mengeluarkan pernyataan yang mendesak gencatan senjata melalui dialog untuk menyelesaikan invasi, menunjukkan bahwa Beijing menentang Moskow mengambil langkah drastis, seperti perang nuklir.

"Setiap langkah menuju nuklir taktis atau WMD [senjata pemusnah massal]—maka Rusia segera kehilangan China, sekutu mereka yang paling berharga," kata Dr Paul Dorfman, pakar keselamatan nuklir yang telah memberi nasihat kepada pemerintah Inggris, dalam sebuah posting Twitter, seperti dikutip The Telegraph, Kamis (22/9/2022).

"Faktanya, Putin kehilangan segalanya."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved