Rudal Moskow Nyaris Hantam Pembangkit Nuklir Ukraina, Zelensky: Rusia Panik!

Selasa, 20 September 2022 - 13:59 WIB
loading...
Rudal Moskow Nyaris...
Serangan rudal Rusia nyaris menghantam PLTN terbesar kedua Ukraina di Mykolaiv, semalam. Foto/Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina
A A A
KIEV - Rudal-rudal Rusia menyerang area yang hanya berjarak 300 meter dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Ukraina di Kykolaiv, Senin.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai serangan berbahaya itu sebagai bentuk dari kepanikan Rusia setelah mengalami kekalahan di sekitar Kharkiv.

Energoatom, operator nuklir Ukraina, mengatakan rudal-rudal Rusia nyaris menghantam PLTN di dekat kota Yuzhnoukrainsk, Mykolaiv selatan. Serangan itu meninggalkan lubang sedalam 2 meter (6,5 kaki) dan luas 4 meter (13 kaki).

Menurut operator tersebut, reaktor nuklir beroperasi secara normal dan tidak ada karyawan yang terluka.

Baca juga: Kiev Tuduh Rusia Serang PLTN Terbesar Kedua Ukraina

Kedekatan serangan itu, bagaimanapun, telah memperbarui kekhawatiran bahwa perang Rusia selama hampir tujuh bulan di Ukraina mungkin menghasilkan bencana radiasi.

PLTN di Mykolaiv ini adalah yang terbesar kedua di Ukraina setelah PLTN Zaporizhzhia, yang telah berulang kali menjadi medan pertempuran.

Kementerian Pertahanan Ukraina merilis video hitam-putih yang menunjukkan dua bola api besar meletus satu demi satu dalam kegelapan, diikuti oleh hujan bunga api pijar, 19 menit setelah tengah malam.

Kementerian tersebut dan Energoatom menyebut serangan rudal Rusia kemarin sebagai "terorisme nuklir".

Tidak ada komentar langsung dari Moskow sejauh ini.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia sangat panik ketika militer negaranya menekan lebih jauh ke timur, membuka jalan bagi potensi serangan terhadap pasukan pendudukan Moskow di wilayah Donbass.

"Para penjajah jelas panik," kata Zelensky dalam videonya, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (20/9/2022).

Dia menambahkan bahwa pasukan Ukraina sekarang fokus pada "kecepatan" di daerah-daerah yang dibebaskan. “Kecepatan pasukan kita bergerak. Kecepatan dalam memulihkan kehidupan normal,” katanya.

Pemimpin Ukraina itu juga mengisyaratkan dia akan menggunakan pidato video untuk Majelis Umum PBB pada hari Rabu untuk meminta negara-negara di seluruh dunia mempercepat pengiriman senjata dan bantuan untuk Kiev.

“Kami melakukan segalanya untuk memastikan kebutuhan Ukraina terpenuhi di semua tingkatan–pertahanan, keuangan, ekonomi, diplomatik,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved