Turki Tuntut Permintaan Maaf Prancis atas Insiden Kapal Perang

Jum'at, 03 Juli 2020 - 01:40 WIB
loading...
Turki Tuntut Permintaan...
Sebuah kapal perang berlabuh di Nice, Prancis. Foto/REUTERS/Eric Gaillard
A A A
ANKARA - Turki menuntut pemerintah Prancis untuk meminta maaf atas insiden pertikaian Angkatan Laut kedua negara NATO tersebut di Laut Mediterania. Ankara mengklaim kru kapal perang Paris keliru menuduh Angkatan Laut Turki mencegah inspeksi terhadap sebuah kapal barang yang ditujukan ke Libya .

Tuntutan Ankara disampaikan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu saat konferensi pers dengan rekannya dari Jerman, Heiko Maas, pada hari Kamis. Cavusoglu menekankan karakterisasi Prancis pada insiden Juni lalu tersebut tidak benar.

"Prancis harus meminta maaf kepada kami," katanya, yang dikutip Russia Today, Jumat (3/7/2020).

Prancis mengklaim pada bulan lalu bahwa Angkatan Laut-nya berkonfrontasi dengan tiga kapal perang Turki yang mengawal sebuah kapal barang yang diduga melanggar embargo senjata PBB di Libya. (Baca: Angkatan Laut Turki Dituduh Melecehkan Kapal Perang Prancis )

Kapal perang Prancis adalah bagian dari misi NATO untuk menegakkan embargo senjata PBB di Libya. Menurut pejabat pertahanan Prancis, kapal Angkatan Laut-nya "disorot" tiga kali oleh radar penargetan Turki ketika mencoba mendekati kapal barang. Prancis mengecam insiden itu sebagai tindakan agresif dan bermusuhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Berita Terkini
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved